10 Potret semangat orang rimba meraih pendidikan ini bikin terharu

Posted on

Brilio.net – Butet Manurung adalah sosok perempuan inspiratif, ia mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan Indonesia khususnya untuk suku pedalaman asli Indonesia. Lulusan Antropologi Unpad ini mendirikan Sokola Institute atau Indonesia Sokola Rimba yang fokus pada pendidikan anak-anak suku Rimba yang tinggal di Provinsi Jambi.

Sosoknya yang begitu inspiratif banyak diceritakan dalam beberapa tulisan dan film. Tahun 2013, kisah Butet Manurung bahkan diangkat ke layar lebar karya Miles Production dengan menggandeng Prisia Natusion sebagai peran utama yang berperan sebagai Butet Manurung.

Bertahun-tahun menjalani program Sokola Rimba bersama puluhan relawan, kini program yang dirintis perempuan kelahiran 1972 tersebut terancam tutup. Pasalnya, donatur reguler menunda dana demi memeriksa kelayakan pendanaannya.

BACA Juga :   Suka ngerasa belum kenyang jika belum makan nasi? Ini alasan ilmiahnya

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Butet beserta para pengurus lainnya melalukan berbagai cara demi menutupi masalah keuangan. Mereka mengadakan garage sale secara rutin setiap tahunnya. Kini Sokola Rimba juga gencar melakukan penggalangan dana melalui kitabisa.com. Dari target Rp 330 juta, dana yang terkumpul kini sudah mencapai Rp 76,5 juta.

Semangat anak-anak rimba dalam merengguh pendidikan menjadi salah satu alasan Butet untuk tetap mempertahankan Sokola Rimba. Meskipun hidup dalam pedalaman, anak-anak tersebut justru punya semangat luar bisa yang bisa membuat kamu malu sendiri. Brilio.net sudah merangkum sepuluh potret semangat orang rimba dalam belajar dari akun Instagram @sokolainstute, Rabu (28/3).

1. Dengan menggunakan papan tulis dan beralasan tanah, fasilitas yang seadanya tak membuat semangat para pengajar dan anak-anak Rimba untuk belajar.

BACA Juga :   Kisah happy ending pasangan punya anak lewat embrio berusia 13 tahun

 

2. Tak hanya anak-anak Rimba yang antusias dalam belajar, para relawan yang sudah terbiasa hidup di kota pun nggak kalah semangat dalam mengajar.

 

3. Tak hanya anak-anak yang bersemangat, orang dewasa dari suku Rimba juga memiliki kemauan untuk mengikuti pelajaran berhitung yang diberikan Butet.

 

4. Kelas melukis bagi anak-anak Rimba, para pengajar membiarkan tangan mereka sebagai metode untuk anak-anak menuangkan kreativitas mereka.