4 Hal Ini Hanya Berawal Dari Hobi. Ternyata Bisa Bikin Sukses Bila Benar-benar Ditekuni

Posted on


Di era digital dan di tangan anak milenial, inovasi baru terus bermunculan. Dari hal-hal yang biasanya dianggap kurang penting, terbukti bisa disulap menjadi sesuatu yang hebat. Mulai dari yang mengandalkan kecanggihan teknologi hingga inovasi yang ternyata bermula dari sekadar hobi!

Dengan menyeriusi hobi yang dimiliki, ternyata banyak lho anak muda yang bisa sukses dan menginspirasi banyak orang. Kesungguhan anak-anak muda dalam berkarya nyatanya bisa menggerakkan orang lain juga. Nggak percaya? Nih ada buktinya~

1. Dari hobi menyanyi bisa jadi sukses? Brian Imanuel membuktikan kalau ketekunan dan semangat juang nggak boleh dipandang sebelah mata

Rich Brian! via www.instagram.com

Penyanyi yang dikenal dengan nama Rich Brian ini bahkan nggak mengenyam pendidikan formal layaknya anak lainnya. Namun kemampuan rapper kelahiran Jakarta tahun 1999 ini sudah diakui dunia. Single pertamanya yang berjudul “Dat $tick” yang dirilis pada Februari 2016 sudah ditonton lebih dari 90 juta orang dan kualitasnya diakui oleh rapper ternama dunia lainnya. Bahkan dia pun juga termasuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30!

Semua itu bisa ia raih berkat ketekunannya belajar seni dari Internet. Mulai dari kemampuannya bikin konten di media sosial, sense hip-hop yang ia miliki hingga skill bahasa Inggrisnya ia dapat secara otodidak dari Internet. Ketekunan dan dedikasinya mendalami hal yang ia cintai berhasil membuatnya sukses dan menginspirasi banyak orang bahwa kesuksesan nggak memandang usia. Yang penting kerja keras saja.

2. Dulunya perkampungan kumuh, kini jadi tempat wisata yang keren. Tengok Kampung Warna Warni Jodipan  karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Wihiii~ via hipwee.com

Kalau kamu pernah berkunjung ke Malang sebelum tahun 2016 silam, kamu pasti nggak ngeh di mana sih Jodipan itu. Wajar sih, karena dulunya perkampungan yang terletak dekat stasiun Kotabaru Malang tersebut memang berada di wilayah kumuh bantaran sungai Brantas. Namun semua berubah di tahun 2016 setelah beberapa mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang yang berinisiatif untuk mengecat kampung ini.

Hasilnya bisa dilihat sendiri sekarang. Jodipan menjadi salah satu alternatif tempat wisata yang hampir pasti selalu ramai di Malang. Selain itu, adanya kampung Warna Warni Jodipan ini juga turut menginspirasi beberapa kota lain untuk menerapkan cara yang sama. Mengubah perkampungan kumuh yang dipandang sebelah mata, jadi daerah wisata cantik nan warna warni dan layak didatangi!

3. Siapa sangka sepeda kayu unik yang sudah go International ini dibuat dari limbah kayu bekas? Tapi urusan kualitas, jangan ditanya…

Unik! via www.instagram.com

Untuk bisa memberi kesan pada pelanggan, sebuah produk harus punya nilai unik tersendiri yang membedakannya dari produk serupa lainnya. Jika lazimnya sebuah rangka sepeda terbuat dari logam, namun tidak dengan sepeda buatan Didi Diarsa. Rangkanya terbuat dari kayu!

Tujuan Didi membuat sepeda dari kayu ini mulia. Selain ingin berkontribusi mengurangi kemacetan, ia juga ingin membantu memperbaiki lingkungan. Pasalnya kayu yang ia gunakan untuk sepeda kayunya adalah limbah kayu bekas yang sudah tak terpakai. Dengan memadukan antara teknologi, alam dan budaya, sepeda kayu kreasi Didi ini kualitasnya sudah go International lho! Sebuah ide sederhana yang efeknya bisa sangat luar biasa.

4. Bermula dari acara rutin tiap hari Senin, komunitas jazz Yogyakarta turut menyemarakkan musik jazz di tanah Jogja!

Siapa saja boleh datang lho~ via www.instagram.com

Ketika bicara soal jazz, kebanyakan orang pasti setuju kalau jazz disebut sebagai musik yang punya prestise tinggi. Namun di Yogyakarta, semua orang – tanpa terkecuali – bisa menikmati jazz dengan tenang dan gratis. Sejarahnya panjang. Bermula dari keinginan untuk berkumpul dan menikmati jazz bersama-sama, para penikmat jazz serta musisi jazz di Yogyakarta sepakat untuk ngumpul bareng dan mengadakan jamming session.

Dulu, lokasinya berpindah-pindah dengan Jazz on the street sebagai nama acaranya. Namun kini acara itu berganti nama menjadi Jazz Mben Senen, yang artinya Jazz tiap hari Senin, yang berlokasi di pelataran Bentara Budaya Yogyakarta. Bagi komunitas jazz Yogykarta, Jazz Mben Senen ini adalah tempat mereka berproses dan menemukan jati diri dalam bermusik. Meskipun awalnya acara mereka terkesan kecil dan seadanya, namun nyatanya acara ini bisa bertahan hingga 8 tahun lamanya!

Nah dari 4 hal tersebut kamu harusnya paham. Bahwa meski bermula dari hal sepele dan diremehkan, kalau ditekuni ternyata juga bisa menginspirasi dan menghasilkan. Yuk mulai asah dan kembangkan kreativitasmu dari sekarang dan jangan ragu-ragu untuk mencari inspirasi dari orang lain.

Atau mungkin kamu sudah punya sesuatu yang sangat menginspirasimu? Yuk ikutan MLDSPOT Content Hunt 2, sebuah ajang mengapresiasi karya-karya anak bangsa yang bisa menginspirasi banyak orang. Caranya gampang banget, tinggal upload minimal 2 foto atau video tentang sesuatu yang menurutmu sangat menginspirasi, dan buat caption yang menarik nan inspiratif. Objeknya bisa saja seperti sosok yang menginspirasi (#inspiringpeople), tempat yang menginspirasi (#inspiringplaces), barang yang menginspirasi (#inspiringproducts), ataupun komunitas yang menginspirasi (#inspiringcommunities).

Jangan lupa bubuhkan hashtag #MLDSPOTContentHunt dan me-mention akun @MLDSPOT pada unggahanmu! Nantinya, postinganmu bakal diseleksi oleh orang-orang sukses seperti William Utomo, Didi Diarsa, Marchella FP dan Marischka Prudence lho. Selengkapnya cek di sini yuk~

Yuk jadi generasi muda Indonesia yang kreatif dan terus berkarya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya