4 Risiko jika kamu mengonsumsi makanan berformalin

Posted on

Hoopsbyhudy.com – Keberadaan makanan berformalin di masyarakat memang sudah lama beredar dan sangat meresahkan. Makanan seperti bakso, tahu, ikan, hingga daging ayam yang menjadi sasaran oknum tidak bertanggung jawab untuk memberikan formalin.

Padahal seperti yang kita tahu bahwa formulin merupakan zat yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Tentu saja ketika dicampur ke bahan makanan sangat berbahaya untuk tubuh.

Dilansir dari dr Health Benefits, Senin (16/4) berikut beberapa efek samping ketika seseorang mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan formalin.

1. Gangguan pernafasan.
Saat tubuh terkena formalin, dapat merusak saluran pernapasan. Selain itu juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan, sensasi terbakar di hidung dan tenggorokan, dan hidung tersumbat adalah gejala iritasi saluran napas bagian atas.

BACA Juga :   11 Foto lucunya Ludo, kucing terbesar di dunia yang ngegemesin banget

Iritasi saluran napas kemungkinan besar terjadi jika tingkat formaldehida melebihi 1 ppm. Batuk, dahak, dan sesak napas adalah gejala iritasi saluran napas bagian atas. Iritasi saluran udara lebih rendah kemungkinan besar terjadi jika tingkat formaldehida melebihi 5 ppm.

Individu dengan asma yang sudah ada memiliki sensitivitas yang lebih tinggi ketika terkena formaldehida. Dalam kasus kadar formaldehida melebihi 50 ppm, dapat menyebabkan pneumonia, bronkitis kronis, atau bahkan kematian.

2. Gangguan penglihatan.
Mata relatif lebih sensitif terhadap formaldehyde. Konsentrasi zat ini di atas 0,03 ppm hingga 0,5 ppm dapat menyebabkan sensasi terbakar, gatal, perih berlebih, dan kemerahan.

Dalam kasus tingkat formaldehida melebihi 100 ppm atau mata seseorang bersentuhan langsung dengannya, hasilnya adalah cedera optik yang parah. Hilangnya penglihatan adalah efek terburuk.