4 Seniman keren dari Ruang Rupa ini akan menampilkan karya di XSpace

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Pernah datang ke Art Science di Singapura, Art Jog, ataupun Museum Macan yang lagi hits? Kalau udah, tentunya kamu tahu bahwa pameran seni ataupun museum lagi banyak diminati oleh anak muda. Gimana nggak? Hasil karya para seniman memang patut diacungi jempol.

Nah, pada bulan Juni dan Juli mendatang, bakal ada satu acara untuk menambah deretan pameran seni keren di Indonesia. Brilio akan mengadakan sebuah instalasi seni bernama XSpace yang siap memanjakan kamu si pencinta seni.

Di sini, bakal ada art exhibition dari para seniman Tanah Air yang bisa kamu nikmati. Selain art exhibition, bakal ada music performance dan creators market juga, lho. Acara yang akan diselenggarakan di LOT8 SCBD, Jakarta Selatan pada tanggl 29 Juni – 1 Juli 2018 ini bakal keren banget, jadi pastiin kamu nggak kehabisan tiketnya! Kamu bisa membeli tiket daily pass atau pun 3 day pass di sini.

Di pameran seni nanti, bakal ada seniman dari Ruang Rupa yang akan mempertunjukan karya ciamiknya. Penasaran siapa aja? Yuk, simak.

1. Adi Dighel.

foto : istimewa

Dikenal sebagai seniman mural dan ilustrator, Adi udah banyak bekerjasama dengan banyak acara besar di Jakarta seperti RRRec Fest in the Valley 2017, Go Ahead Challenge, Streetdealin oleh Gardu House (2016), Konser 7 Bidadari Naif di Taman Mini Indonesia Indah (2017), hingga RPTRA Mural Festival dan Workshop (2017). Pria lulusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta ini juga pernah menjuarai Tembok Ke-2 dalam acara Chrome Open Spaces.

2. Marishka Soekarna.

foto : marishkasoekarna.blogspot.com

Cewek lulusan FSRD Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Seni Murni ini memang udah menyadari bakat seninya dari kebiasaan menggambar di journal. Karya-karyanya terinspirasi dari femininity, intimate issue, dan social observation di mana ia juga menggabungkan beberapa metode seperti menggambar, melukis, printmaking dan mural.

Karya seni Marishka Soekarna  telah ditampilkan di beberapa pameran kece seperti Perhelatan Jakarta Biennale 2015, Indonesia Contemporary Art and Design WUSINWUG 2016 di Grandkemang Hotel, Sonsbeek 2016 di Arnhem, Belanda, dan RPTRA Mural Festival 2017.

3. Moch. Hasrul.

foto : mochhasrul.com

Menggunakan medium berbasis teknologi, seperti teknologi alternatif, teknologi komputasi, sensor, teknologi kinetik dan teknologi sederhana, Moch. Hasrul percaya bahwa seni dan teknologi harus bisa menghasilkan aura tersendiri yang bisa menjadi jembatan informasi kepada publik.

Karya dari lulusan magister seni rupa dari ITB ini telah masuk nominasi terbaik di Bandung Contemporary Art Award 2010 di Lawangwangi Gallery dan Gudang Garam Indonesia Art Award 2013 di Galeri Nasional.

4. Ricky Janitra.

foto : rickyjanitra.id

Seniman yang dikenal sebagai Ricky “Babay” ini sering menggunakan video dan perangkat digital dalam hasil karyanya yang berbentuk instalasi dan multimedia. Cowok lulusan Institut Kesenian Jakarta jurusan Seni Grafis ini telah mengikuti banyak pameran, seperti FOLLOWING di Galeri Nasional (2017), Dialogue with the Sense – 4th Korea-Indonesia Media Installation Art di Galeria Fatahillah (2016), pameran proyek visual mapping di Jakarta Biennale – SIASAT (2013), dan 7th BeatFest – METAMORPHIC (2012). Kerennya lagi, ia juga pernah menyelenggarakan pameran tunggal di Grand Indonesia pada tahun 2011 yang berjudul Cyclture.

(brl/red)