5 Alasan ilmiah ini bisa bikin kamu ketagihan membantu orang lain

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Sudahkah kamu menolong orang lain hari ini? Kapan terakhir kali kamu membantu orang lain? Tak perlu dengan bantuan yang besar, membantu orang lain bisa dimulai dari hal yang kecil lho. Misal membantu ibu belanja, membantu membersihkan rumah, atau memberi tumpangan pada tetangga yang tengah kesulitan. Membantu orang lain bukan cuma dengan materi doang, tapi juga bisa dengan berbagi waktu, pikiran, dan perasaan.

Nah, tahu nggak sih, tak hanya bermanfaat bagi orang yang ditolong, ternyata membantu orang lain punya seabrek manfaat bagi diri sendiri. Manusia adalah makhluk sosial, jadi saat terhubung dengan orang lain dan menjalin hubungan yang sehat, maka orang tersebut akan mendapatkan jiwa yang sehat. Nggak percaya?

Banyak penelitian menunjukkan orang yang gemar membantu orang lain, menjadi lebih sehat dan bahagia ketimbang orang yang tidak gemar menolong. Tak cuma itu, tindakan membantu orang lain juga bisa membuatmu ketagihan untuk terus berbuat baik.

Penasaran apa alasannya? Yuk langsung simak ulasan lima alasan ilmiah yang bisa bikin kamu ketagihan membantu orang lain seperti dirangkum Hoopsbyjudy dari berbagai sumber, Selasa (5/6), berikut ini.

1. Menurunkan tingkat stres.

foto: shutterstock.com

Menurut sebuah studi pada 2013 yang meneliti hubungan antara relawan dan hipertensi, membantu orang lain memiliki dampak signifikan terhadap tekanan darah. Para peneliti menemukan fakta bahwa orang dewasa yang berusia di atas 50 tahun yang mengajukan diri menjadi relawan sekitar empat jam seminggu, risiko mengalami hipertensi berkurang sampai 40 persen dibandingkan non relawan.

Saat seseorang bersikap tak acuh dan enggan menolong orang yang sedang membutuhkan, maka hormon kortisol dalam tubuhnya meningkat, dan ini bisa memicu stres.

2. Bikin panjang umur.

foto: shutterstock.com

Perbuatan baik ternyata tak hanya berhubungan dengan mental, tetapi juga memengaruhi kesehatan. Dari sebuah penelitian yang dilakukan peneliti University of Buffalo, New York, Amerika Serikat, menunjukkan berbuat baik dan membantu orang lain bisa membuat orang panjang umur.

Dari penelitian yang dilakukan pada 2012 lalu itu ditemukan hubungan antara menolong, tidak egois, dengan risiko kematian dini yang lebih rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa subjek yang memberikan bantuan nyata kepada teman atau anggota keluarga, menjalankan tugas, membantu merawat anak, dan lain-lain melaporkan tingkat stresnya jadi berkurang dan mengakibatkan berkurangnya risiko kematian dini.

3. Kesehatan mental makin terjaga.

foto: shutterstock.com

Manfaat kesehatan ini didapat akibat rasa bahagia yang muncul usai melakukan pertolongan, lalu disusul rasa tenang. Otak melepas zat kimia bernama endorphin yang memberi dampak positif terhadap perasaan menjadi lebih bahagia dan tenang, serta membuat lebih sehat.

Orang yang sering melakukan bantuan sosial, akan membangun rasa syukur dan toleransi terhadap sesama manusia. Pada saat memberi bantuan kepada orang lain, timbul rasa kepuasan tersendiri yang membuat perasaan seseorang lebih bahagia.

Dalam penelitian yang dilakukan peneliti University of California Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat pada 2013 lalu menemukan fakta orang yang bahagia karena membantu orang lain memiliki gen antibodi yang kuat.

4. Menjadi inspirasi bagi orang lain, terutama anak muda.

foto: shutterstock.com

Berbuat baik itu virus yang bisa memengaruhi orang lain lho. Kegiatan membantu orang lain ternyata dapat menimbulkan aksi dan reaksi. Orang akan cenderung tergerak membantu sesama jika dia melihat orang lain melakukan aksi kebaikan.

Dengan membantu orang lain, kita dan orang di sekitar akan terinspirasi dan terberdayakan. Apalagi jika yang terinspirasi anak muda, maka budaya saling membantu akan seperti mata rantai yang turun temurun dilestarikan.

5. Mendorongmu untuk berbuat lebih banyak kebaikan.

foto: shutterstock.com

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2012 dan diterbitkan dalam Psychological Science menemukan bahwa memikirkan saat-saat kamu membantu orang lain akan membuatmu ingin membantu orang lain lagi.

Menurut penelitian itu, merenungkan perbuatan baikmu di masa lalu bikin tidak mementingkan diri dan ingin lebih banyak membantu. Dengan kata lain, berpikir tentang apa yang telah kamu berikan kepada orang lain, dan bukan hanya apa yang kamu terima, akan memotivasimu untuk berbuat baik lagi dan lagi.

Nah, dari ulasan di atas menunjukkan bahwa membantu orang lain bukanlah hal yang sia-sia kan, Sobat Brilio? Mulai saat ini yuk membiasakan diri membantu orang lain! Nggak ada lagi alasan males-malesan membantu sesama. Mumpung dalam bulan Ramadan juga nih, jadikan sebagai sarana berbuat baik sebanyak-banyaknya. Apalagi kini membantu orang lain semakin mudah dilakukan. Dengan berbelanja produk-produk Unilever contohnya.

Berbelanja sekaligus membantu sesama? Yup, kamu bisa ikutan membantu saudara-saudara kita yang yatim piatu dengan Belanja Berbagi bersama Unilever lho. Bertepatan dengan bulan suci, Unilever kembali hadir dengan 1001 Inspirasi Ramadan. Tahun ini, 1001 Inspirasi Ramadan mengajak kamu semua untuk berdonasi ke total 1001 panti asuhan selama 12 bulan melalui pembelian produk dari 17 brand khusus Unilever. Setiap pembelian produk 17 brand khusus Unilever varian apa saja, selama periode 15 Mei-15 Juni 2018, maka kamu turut serta memberikan donasi sebesar lima rupiah per satuan produk.

Nah, 17 brand khusus yang ikut dalam perhitungan donasi Belanja Berbagi adalah: Axe, POND’s, Sunsilk, Citra, Pepsodent, Lifebuoy, Dove, Hijab Fresh, Blueband, Royco, Bango, Sariwangi, Wall’s, Molto, Sunlight, Rinso, Wipol.

foto: Unilever

Melalui donasi yang diberikan dari pembelian rangkaian produk Unilever tersebut, kamu tidak hanya akan berbagi kebaikan di bulan Ramadan tetapi juga sepanjang tahun.

Ingin ikut serta program Belanja Berbagi ini? Kamu bisa cek di website 1001 Inspirasi Ramadan untuk informasi lebih lanjut.

 

 

(brl/tin)