5+ Bahaya Overdosis Lembur Sampai Malam. Jangan Main-main Soal Kesehatan

Posted on


Bahaya lembur

Makin ke sini, kehidupan makin berat. Tuntutannya makin besar. Mulai dari yang sederhana, untuk kebutuhan makan sehari-hari hingga urusan menata masa depan, semuanya bermuara pada ‘uang’. Nggak heran jika akhir-akhir ini kamu memutuskan untuk sering ambil lembur demi tambahan uang di akhir bulan.

Meski iming-iming uang lembur menggiurkan, ada bahaya yang mengintai kalau dilakukan keseringan. Alih-alih panen uang lemburan di akhir bulan, malah kesehatanmu yang jadi taruhan. Sudah banyak lho kasus kematian akibat bekerja terlalu keras. Yuk, camkan dulu efek buruk yang bakal menimpamu kalau terlalu sering lembur berikut.

1. Meski duduk adalah posisi yang rileks dan nggak melelahkan, tapi kalau dilakukan berjam-jam lamanya jelas mendatangkan banyak keburukan

Duh, lama-lama encok juga, ya! via dailypost.in

Kelihatannya memang enak dan nyaman, tapi tahukah kamu? Duduk terlalu lama akan memperlambat aliran darah sehingga lemak pun nggak terbakar sempurna. Akibatnya, lemak akan menumpuk di otot dan pembuluh darah. Hal ini akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol hingga masalah jantung. Selain itu, posisi yang nggak nyaman saat duduk bikin tulang leher dan punggung menegang. Jika dibiarkan terlalu lama, maka akan menimbulkan nyeri dan masalah postur tubuh yang berkepanjangan.

2. Mata juga nggak akan luput dari gangguan, terlebih jika kamu bekerja di depan layar dalam waktu lama

Wah, nambah nih kayaknya minus… via www.forbes.com

Menatap layar komputer atau laptop terlalu lama tentu punya efek yang nggak bagus bagi kesehatan mata. Belum lagi jika pekerjaanmu membutuhkan ketelitian seperti memeriksa laporan atau melakukan perhitungan matematis misalnya. Otomatis mata akan dipaksa untuk bekerja ekstra padahal juga butuh diistirahatkan sementara. Jika diterus-teruskan, gangguan mata seperti pegal, perih, hingga gatal nggak akan terhindarkan lagi. Kamu yang punya mata minus pun berisiko meningkat angkanya.

3. Pola makan jadi kacau dan nggak teratur, jangan heran kalau makin hari makin melar saja tubuhmu

Makan lagi deh, biar nggak ngantuk. via www.waiter.com

Meski sebenarnya nggak ada niatan buat makan selepas pukul 6 sore, mulut nggak akan nolak mengunyah ketika disodori camilan. Ngemil jadi obat yang pas buat menghilangkan kantuk saat mengerjakan tugas lemburan. Kamu pun akan terbiasa makan di malam hari dan nggak jarang langsung tidur begitu saja tanpa memberi jeda pencernaan melakukan tugasnya. Melewatkan sarapan dan makan banyak di siang hingga malam hari sudah jadi hal biasa buatmu. Akibatnya, metabolisme tubuh jadi kacau lantaran pola makan yang berubah dan nggak teratur. Jangan heran kalau makin hari makin melebar saja tubuhmu.

4. Nggak hanya pola makan, jam tidurmu pun bakal berantakan. Mengantuk di kantor bakal sering kamu rasakan

Baru jam segini aja udah ngantuk… via www.rd.com

Sudah bisa dipastikan ketika seseorang terlalu sering lembur, maka jam tidurnya pun bakal jadi berantakan. Padahal, kita dianjurkan untuk tidur malam selama 6-8 jam seharinya untuk bisa me-refresh tubuh dan memperbaiki kerja organ. Karena keseringan lembur dan nggak cukup tidur, maka waktu ideal ini nggak akan tercapai. Jangan bingung kalau keesokan harinya kamu jadi ngantuk dan kelelahan. Alhasil daya konsentrasi bakal menurun, kerja pun jadi nggak maksimal.

5. Karena kebutuhan tubuh nggak tercukupi saking sibuknya lemburan, akhirnya kekebalan jadi menurun dan gampang sakit ‘kan?

jadi gampang sakit via ravishly.com

Ketika hidupmu dihabiskan di kantor untuk kerja, kerja dan kerja, bukan nggak mungkin kalau kebutuhan pribadimu pun jadi luput dari perhatian. Mulai dari telat makan (atau bahkan berlebihan), sering begadang, kurang tidur, malas bergerak, dan semua keburukan-keburukan yang bercampur jadi satu. Kalau sudah begini, jangan harap sistem pertahanan tubuhmu bakal kuat menanggung semuanya. Karena kelelahan yang bertumpuk-tumpuk sementara tubuhmu nggak siap menghalaunya, kamu pun bakal sering nge-drop dan jadi mudah sakit.

6. Otak yang terus-terusan dipaksa berpikir keras akan menimbulkan stres hingga depresi. Dari sini bukan nggak mungkin kamu jadi berhalusinasi

Berisiiiiik!!! via www.sabusinessindex.co.za

Laptop saja kalau dipakai terlalu lama bisa lemot bahkan nge-hang. Apalagi otak manusia? Dampak terburuknya, bukan hanya kesehatan fisik yang terganggu, tapi juga kesehatan mental yang mengintai sewaktu-waktu. Tekanan besar pada deadline atau tingkat kesulitan pekerjaan yang terus memaksa otak untuk berpikir keras lama kelamaan akan menimbulkan stres hingga depresi. Ketika otak sudah terlalu keras ditekan, pikiran semakin kacau, dan bukan mustahil kamu jadi berhalusinasi dan melihat yang enggak-enggak. Kalau sudah seperti ini berarti kondisimu sudah gawat sekali!

Sepertinya itu juga yang dialami si Bacun dalam webseries “LEMBUR BACUN” yang sudah memasuki episode ketiganya ini. Mulai dari ketiduran di kantor sampai malam, sampai merasa dipegang oleh makhluk tak kasat mata. Mungkin karena Bacun sudah lembur tiga hari berturut-turut kali ya. Siapkan mental dan tawa dulu ya guys, sebelum nonton episode tiga di bawah ini.

Semoga dengan membaca artikel ini, kamu akan lebih berhati-hati lagi ketika memutuskan untuk lembur berhari-hari lamanya. Karena pekerjaan yang nggak pernah ada habisnya itu nggak setimpal dengan kesehatan yang kamu pertaruhkan demi mengejar uang semata. Kurang-kurangin jam lemburmu. Jangan nunggu kayak Bacun dulu ya 🙁

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya