5 Fakta hidup sastrawan Danarto, keinginan terakhir belum terkabul

Posted on

Hoopsbyhudy.com – Kabar duka datang dari dunia sastra. Sastrawan senior Danarto meninggal dunia pada Selasa (10/4). Menurut Kepala Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin Hanggara, beliau mengalami kecelakaan lalu lintas. Sastrawan 77 tahun ini tertabrak sepeda motor ketika hendak menyebrang.

Akibatnya ia mengalami luka serius di bagian kepala. Setelah dilarikan ke RS UIN Ciputat untuk dilakukan pertolongan, ia kemudian dirujuk ke RSUD Fatmawati karena luka yang cukup berat dan serius. Namun setelah mengalami koma, ia dikabarkan meninggal pada pukul 20.54 WIB, Selasa (10/4).

Danarto merupakan sastrawan terkenal Indonesia. Sejak tahun 70-an, ia sudah menelurkan banyak karya. Bahkan ia sempat mengenyam pendidikan sampai ke Amerika Serikat dan Jepang demi bakat menulisnya tersebut. Ada beberapa fakta hidup lain dari sosok Danarto ini.

BACA Juga :   Jadi aktor laris, 10 fashion item Jefri Nichol ini harganya murah

Berikut 5 fakta semasa hidup sastrawan Danarto, seperti Hoopsbyjudy himpun dari berbagai sumber pada Rabu (11/4).

1. Aktif di teater dan sastra tulis sejak tahun 70-an.

foto: merdeka.com

Selama kuliah di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Danarto sudah mulai aktif di Sanggar Bambu pimpinan pelukis Sunarto Pr. Ia juga ikut mendirikan Sanggar Bambu Jakarta. Di bidang literasi, ia pernah bekerja untuk majalah Zaman pada tahun 1979-1985.

 

2. Mengenyam pendidikan sastra tulis hingga ke Amerika Serikat dan Jepang.

foto: antaranews.com

Tahun 1976, Danarto mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Amerika Serikat. Juga pernah mengikuti program menulis di Kyoto, Jepang. Pria berkacamata ini juga pernah menghadiri Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda.