5 Keuntungan kalau kamu suka mengonsumsi makanan pedas, sehat kok!

Posted on

Brilio.net – Sebagai penduduk Indonesia pastinya sudah menjadi pemandangan yang biasa dalam setiap menu yang dihidangkan selalu tersedia sambal atau cabai untuk menambah cita rasa. Memang hampir sebagian orang Indonesia merasa kurang lengkap jika menyantap makanan tanpa kehadiran sambal.

Kalau kamu termasuk orang yang tidak bisa hidup tanpa sambal, ada berita bagus untuk kamu. Pasalnya selain dapat menjadi penambah cita rasa dan menggugah selera makan, ternyata menyantap sambal memiliki beragam efek positif tersembunyi bagi kesehatan. Namun tentunya jika sambal yang dikonsumsi masih dalam batas yang wajar.

Makan makanan pedas seperti cabai merah, hijau, rawit, cabai keriting dan jalapeno diketahui kaya akan kandungan capsaicin dan vitamin C. Kandungan capsaicin adalah senyawa komponen bioaktif yang memiliki banyak manfaat terhadap ketahanan tubuh terhadap infeksi. Berdasarkan teori, capsaicin dan vitamin C dalam cabai bersifat antioksidan.

BACA Juga :   Komentar kocak sulitnya soal UNBK ini bikin perut sakit tahan ketawa

Lalu apa sajakah manfaat yang terdapat dalam makan makanan pedas? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (29/3).

1. Menurunkan berat badan.

foto: thediamethod.com

Penelitian menunjukkan bahwa sensai panas dan capsaicin mendorong stimulasi lemak cokelat yang bisa mendorong kinerja metabolisme tubuh melonjak hingga lima persen. Peningkaan kerja metabolisme tubuh akan menghasilkan pembakaran lemak yang lebih optimal, yaitu mencapai 16 persen.

Studi lain mengungkapkan bahwa capsaicin memiliki efek termogenik yang dapat membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah menit. Selain itu, makan makanan pedas juga membantu menekan nafsu makan dan keinginan ngidam, serta menurunkan jumlah kalori makanan yang dikonsumsi.

Tapi bukan berarti untuk menurunkan berat badan bisa hanya dengan mengonsumsi sambal saja tentunya perlu juga dibarengi dengan gaya hidup sehat.

BACA Juga :   Dituding Sering Jalan-jalan Pakai Duit Beasiswa, Alumni LPDP Justru Berbagi Inspirasi di Berbagai Kota!

2. Kesehatan jantung.

foto: haberturk.com

Studi menunjukkan bahwa budaya yang banyak makan makanan pedas memiliki peluang insiden yang lebih rendah terhadap serangan jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan capsaicin dalam cabai efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Vitamin A dan C dalam cabai juga dapat memperkuat dinding otot jantung. Di mana sensasi hangat dari capsaicin dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan menyebabkan penurunan tekanan darah akibat pengaruh oksida nitrat dalam capasicin terhadap pelebaran pembuluh darah.

Hal ini senada dengan yang dijelaskan oleh Rio Jati Kusuma, staff pengajar di Departemen Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjelaskan bahwa sebuah studi menunjukkan bahwa dengan mengolesi salep capsaicin pada bagian otot jantung di sekitar dada saat serangan jantung dapat meningkatkan keselamatan.

BACA Juga :   10 Cover album ini dipotret di tempat aslinya, hasilnya bikin melongo

Hal ini karena diketahui capsaicin memiliki jalur pro survival pathway pada otot jantung. Capsaicin yang dikonsumsi juga diketahui memiliki efek vasidilitasi atau pelebaran pembuluh darah, sehingga sangat baik bagi penderita hipertensi. Selain itu, cabai juga mengandung beta karoten yang bersifat antioksidan dan berperan dalam menjaga kesehatan jantung.

3. Peluang umur panjang.