5+ Tanda Hubungan Kalian Lebih dari Sekadar Teman Makan. Kadang Jodoh Tak Jauh dari Pandangan

Posted on
Meluangkan waktu untuk makan bersama

Jodoh itu misteri.

Ungkapan yang klise tapi banyak yang mengamini. Banyak orang yang tak sadar kalau sebenarnya ia sudah berkali-kali berpapasan dengan jodohnya. Ada juga yang ternyata jodohnya itu teman yang selama ini selalu ada untuknya. Tapi namanya usaha, kadang kamu mencari terlalu jauh, membuat yang ada di depan mata atau sampingmu terlewat.

Apalagi di anak milenial zaman sekarang, yang usia baru 20’an targetnya atau tuntutan sudah menikah saja. Tuntutan membuat usaha mencari jodoh terasa terlalu sulit. Padahal kalau kamu mau jeli sebentar, mungkin saja jodohmu itu teman makanmu selama ini. Meski cuma seringnya ketemu buat urusan perut, nggak ada salahnya kamu perhatikan sekali lagi kedekatan kalian. Mungkin saja, beberapa tanda-tanda ini ada di antara kalian. Kan kalau benar dia orang, kamu bisa tersenyum tenang.

1. Acara makan kalian bukan karena “kebetulan ketemu”, tapi memang sama-sama meluangkan waktu

Emang janjian ketemu

Nggak ada yang namanya kebetulan buat kalian. Walaupun kesukaan makanan kalian berbeda, tapi kamu ataupun dia tak pernah absen untuk janjian makan bersama. Ada saja alasan yang membuat salah satu dari kalian mengajak makan satu sama lainnya. Entah sekadar mencoba tempat makan baru di dekat kantor dia. Atau sekadar memuaskan rasa inginmu makan mie ayam di kedai favorit kalian berdua. Pokoknya kamu dan dia memang sama-sama meluangkan waktu untuk makan bersama.

2. Seminggu saja nggak makan sama dia ada rasa yang kurang. Jadi kangen obrolan dan canda tawanya

Kangen kalau seminggu nggak makan sama dia

Kebersamaan makan pun tak hanya diisi dengan suasana sunyi karena kalian saling diam dan sibuk menikmati kudapan. Kamu dan dia jelas punya obrolan atau candaan seru di meja makan. Kamu biasa bercerita kabar pekerjaanmu, rencana-rencanamu dalam waktu dekat, atau curhat soal asmara. Begitu juga dia yang tak pernah sungkan menceritakan apapun tentang dirinya, dan sesekali akan diselipi canda. Lama-lama pun keriuhan itu yang membuat kamu kadang rindu kalau seminggu saja tak makan bersamanya.

3. Obrolan saat makan pun sangat beragam. Rasanya, asal sama dia topik apa saja nyaman dibicarakan

Selain obrolan rutinitas atau yang receh-receh. Adakalanya obrolan serius pun hadir di antara kalian, seperti esensi nikah menurut pandanganmu yang tak soal melengkapi tuntutan orangtua, atau usia. Kadang obrolan dia pun bisa melenceng ke isu sosial yang sedang ramai dibicarakan orang. Dan semua perbincangan itu tak pernah ada yang aneh untukmu. Karena memang apa pun topik obrolannya, asalkan sama dia, suasana makan pasti selalu nyaman. Tanpa sadar dia jadi mirip dengan Bintang Radler 0.0%, minuman berkarbonasi rasa lemon, yang cocok dinikmati dalam segala momen kebersamaan.

4. Kamu tak hanya hapal kesukaannya, tapi juga tahu makanan mana yang tak cocok untuknya. Sebaliknya, dia pun ngomel saat kamu nekat makan pedas padahal asam lambung sering kumat