6 Kebahagiaan Kecil yang Kamu Rasakan di Usia 20an. Bukti di Fase Ini isinya Nggak Galau-galauan

Posted on

Usia 20an nggak hanya soal galau doang

Usia 20an kerap dibilang sebagai fase yang hanya berisi galau-galauan. Disakitin dikit, nangis. Diberi masukan sedikit, ngambek. Segala sesuatu sepertinya harus melewati hati dulu baru dipikirkan setelahnya. Nggak ada salahnya sih di usia ini kamu sering mengalami perasaan galau. Justru malah wajar kalau kamu sering galau di usia 20an. Sebab pada usia tersebut, seseorang tengah mengalami fase transisi dari remaja menuju dewasa.

Pada fase itu pula, perasaan masih labil-labilnya. Masih bimbang dalam menentukan langkah juga. Makanya kamu sering terombang-ambing layaknya kapal di tengah lautan. Namun tahukah kamu di samping gegap gempita rasa galau ternyata ada kebahagiaan kecil yang dirasa? Mungkin kebahagiaan kecil ini akan kamu rasa saat kamu menjalani usia 20an saja. Hanya saja rasanya tak membekas sampai di hati. Salah satunya seperti hal-hal di bawah ini.

BACA Juga :   4 Seleb ini buka bisnis barbershop, ada yang berpredikat first class

1. Meski pekerjaan pertamamu belum sesuai impian, tapi ada setitik bahagia yang kamu rasa, apalagi kalau bukan punya penghasilan sendiri

Meski bukan pekerjaan impian, tetap ada secercah kebahagiaan via www.unsplash.com

Sekarang kerja di mana? Jadi pegawai bank ya?

Bukan. Jadi buruh tinta nih di Ibukota~

Bekerja tak sesuai keinginanmu memang rasanya berat. Sebab separuh hatimu masih enggan untuk berdamai dengan pekerjaan ini. Namun status bukan lagi pengangguran buatmu berbagga dan ada secercah rasa bahagia di sana. Sebab kamu tak perlu berdesak-desakan untuk melamar pekerjaan. Dan yang paling buatmu senyum-senyum sendiri adalah saat akhr bulan tiba. Dari hasil jerih payahmu ini kamu bisa menghasilkan meski belum seberapa.

BACA Juga :   Galau Putus Cinta Tingkatkan Risiko Kematian. Banyak Ahli Bilang Sindrom Patah Hati Itu Beneran Ada

2. Di usia ini kamu mulai merasakan cinta yang tak hanya main-main, dan ini jelas berbeda dengan cinta yang sebelumnya

Bertemu dia yang benar-benar serius denganmu via www.unsplash.com

Dulu kamu hanya mengenal cinta sebatas kemana-mana bareng dan SMSan tiap malam. Dulu kamu juga menganggap pacar sebagai tukang antar jemput doang. Tapi menginjak usia 20an, pandanganmu soal pacar mulai berubah. Bukan lagi tukang antar jemput, tapi sebagai partner berbenah. Bukan lagi SMSan tiap malam yang buatmu senang, tapi tentang sebuah keseriusan untuk wujudkan masa depan hubungan. Saat kalian sama-sama serius kayak begini, di situlah kamu mulai merasakan bahagia yang kecil tapi membekas di hati.