7 Hal Tentang Keluarga yang Bisa Kamu Petik dari ‘A Quiet Place’ Film Horor yang Bikin Trenyuh

Posted on

A Quiet Place, film horor yang kental akan nuansa perjuangan sebuah keluarga

Semenjak kebangkitan film horor di industri hiburan dunia, banyak rumah produksi yang berlomba menyajikan tontonan yang buat bulu kuduk berdiri. Dari sana pula, banyak ‘makhluk’ yang lekat di kepala hingga saat ini. Sebut saja Boneka Chucky, Sadako, Valak, hingga yang paling lokal sosok ‘Ibu’. Namun bagaimana jika film horror itu lebih kental dengan nuansa hubungan keluarga? Tentang perjuangan dan jatuh bangun ayah, ibu, dan dua orang anaknya dalam bertahan hidup di dunia.

Baru-baru ini ada sebuah film horor yang cukup menarik untuk ditelisik. Dengan embel-embel horor yang masih menyajikan jumpscare dan aroma ketakutan, A Quiet Place tampil sedikit lebih inovatif dan menggelitik sisi sensitif penontonnya. Apalagi untuk mereka (mungkin juga kamu) yang dekat dengan keluarga. Tapi mohon maaf sebelumnya, ini bukan review film seperti biasanya. Ini hanyalah hal-hal baik tentang keluarga yang bisa kamu petik dari sana. Sayang kalau hal ini sampai kamu lewatkan dan hanya merasakan kengerian saja.

BACA Juga :   Jadi mama muda, 10 gaya Fita Anggriani saat gendong anak ini bak ABG

1. Setiap orangtua pasti ingin menjaga buah hatinya. Ada penyesalan paling dalam jika salah satu dari anak-anaknya merasa terluka

Menyesal saat tak bisa menjaga anak-anak mereka via tickets.aquietplacemovie.com

Segalanya memang hanya titipan, termasuk buah hati yang sudah dikandung selama 9 bulan. Meski hanya titipan, kasih sayang orangtua kepada anak-anaknya tak akan pernah lekang. Berbagai cara pasti Ayah dan Ibu lakukan agar mereka mendapatkan yang terbaik. Salah satunya dengan mengerahkan segala upaya untuk menjaga mereka. Batin Ayah dan Ibu pasti akan tersiksa jika anak-anak terluka barang sedikit saja. Apalagi sampai salah satu dari mereka pergi untuk selamanya. Penyesalan paling dalam pasti akan terus bersarang di dada.

2. Seorang Ayah diam-diam punya satu tugas mulia, yaitu mengajari anak lelakinya untuk menjadi calon pemimpin dalam keluarga

Tugas ayah yang paling berat via tickets.aquietplacemovie.com

Anak lelaki di dalam keluarga memang diharapkan sebagai calon pemimpin keluarga. Inilah salah satu tugas mulia dan terberat yang diam-diam diemban Ayah. Untuk itu, Ayah kerap berlaku sedikit keras dan tegas pada anak lelakinya. Dia berharap kelak kamu akan tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan menjadi tumpuan anggota keluarga yang lain saat Ayah tiada.

BACA Juga :   5 Anak seleb ini sudah disunat saat masih balita

3. Begitu pula dengan ibu. Tanpa pernah kamu minta, sosok ini akan mempertaruhkan seluruh hidup untuk anak-anaknya

Kaki tertancap pake dan melahirkan dalam diam, agar si anak bisa selamat via tickets.aquietplacemovie.com

Kalau bisa diibaratkan, ibu adalah sosok malaikat tanpa sayap. Perjuangannya pun tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mengandung 9 bulan, mempertaruhkan nyawa saat melahirkan, hingga merawatmu entah sampai kapan. Dalam keadaan paling terjepit pun, Ibu tak akan pernah memikirkan dirinya sendiri. Kamulah sosok utama yang harus diselamatkan terlebih dahulu agar bisa lebih lama menikmati dunia.

4. Kasih sayang kakak perempuan terhadap adiknya juga nggak main-main. Demi melindungi adiknya, kakak perempuan selalu berani pasang badan

Meski tak bisa mendengar, Regan Abbott, menyelamakan Marcus Abbott via tickets.aquietplacemovie.com

Meski hubunganmu dengan kakak perempuan bak roller coaster, kadang baikan kadang marahan, percayalah dia adalah sosok yang akan bertanggungjawab saat Ayah dan Ibu tak ada lagi. Demi melindungimu, dia akan mendewasakan diri. Demi kamu pula dia rela meninggalkan dunianya agar kamu bisa merasa aman. Seaman ketika kamu berada di dekapan ibu.

BACA Juga :   Tertidur pulas di ranjang, Judika dapat perlakuan ini dari putrinya

5. Meski kamu dan Ayah kadang nggak akur, percayalah beliau selalu menyayangimu sampai tetes darah terakhir mengalir di tubuhnya

Sampai tetes darah terakhirnya via tenor.com

Saling berselisih paham mungkin menjadi kegiatan sehari-harimu dengan Ayah. Namun tahukah kamu bahwa jauh di dalam lubuk hatinya kamu adalah sosok paling berharga? Demi kelangsungan hidupmu, dia rela menukar nyawa. Sampai tetes darah terakhir pun sosok tulang punggung keluarga ini akan berhenti menjagamu. Inilah bukti kasih sayangnya juga sebesar kasih sayang Ibu.