7 Hal yang Bakal Dilakukan Orang Indonesia Kalau Dapat Suvenir dari Royal Wedding. Jual Jangan, Ya~

Posted on


Meski Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle sudah lewat, tapi khalayak masih tertarik untuk mengikuti berita terkait pernikahan mereka. Nggak heran sih, sebab pernikahan anak terakhir dari Pangeran Charles dan Lady Diana ini memang fenomenal. Mulai dari kisah cinta mereka sampai gaun pengantinnya, semua bak cerita di negeri dongeng yang jadi nyata. Selain itu, kamu harus tahu nih, ada satu hal kecil yang nggak kalah menariknya. Setiap pernikahan pasti menyediakan suvenir untuk tamu undangannya, begitu pula dengan acara Pangeran Harry dan Meghan Markle ini. Uniknya, suvenir tersebut nggak dibagikan pada seluruh tamu undangan. Hanya orang-orang yang menghadiri pemberkatan saja yang mendapatkannya.

Dilansir dari People.com, pada beberapa hari setelah hari pernikahan ada seseorang yang menjual suvenir tersebut di situs jual beli e-bay. Harga yang dipasang pun bikin menatap nanar, apalagi pas akhir bulan begini. Satu suvenir yang berisi cokelat koin yang dilapisi kertas emas, magnet kulkas, air mineral, botol minum, serta satu kupon belanja dari supermarket lokal itu dibanderol dengan harga US $2.762 atau setara dengan 39 jutaan!

Suvenir Royal Wedding Pangeran Harry – Meghan Markle dijual seharga 2 motor :’)) via people.com

Hoopsbyjudy jadi penasaran nih, bagaimana kalau kira-kira orang Indonesia yang dapet suvenir dari Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle ini? Kalau misal kamu yang dapat, mungkin bakalan melakukan hal-hal di bawah ini deh. Hayo, ngaku!

1. Pertama kali dapat, langsung bikin Instastory. Terlepas boleh atau nggak mengoperasikan ponsel di dalam kapel, apa pun bakal dilakukan demi konten!

Langsung dong live Instagram~ via unsplash.com

Salah satu tipikal orang Indonesia adalah nggak tahan untuk update di media sosial, salah satunya Instagram. Lihat saja bagaimana penggunanya memiliki story sampai titik-titik mirip jahitan benang? Nah, hal pertama yang bakalan dilakukan kalau orang Indonesia mendapat suvenir ini pastinya bikin Instastory duluan. Padahal aturan penggunaan telepon genggam sangat ketat ketika pemberkatan, tapi demi konten, bisalah diusahakan. Diam-diam merekam suvenir pernikahan supaya dunia tahu kalau kamu tengah berada dalam salah satu peristiwa bersejarah.

2. Kalau nggak bisa Instatory, jepret dulu diam-diam, lalu diunggah ke media sosial. Yak, dipertegas sekali lagi, SEMUA media sosial yang dimiliki

Sssst, diem-diem aja! via unsplash.com

Bikin Instastory memang butuh sedikit effort. Kalau lagi buru-buru dan nggak mau ketinggalan momen pemberkatan, foto saja dulu meskipun hasilnya nge-blur. Namun tetap saja, meski hasilnya nggak karuan karena diambil diam-diam, hasilnya harus diunggah ke semua media sosial. Mulai dari Facebook, Twitter, Path, Google+, Tinder, Tik Tok, dan tentu saja Instagram dengan tagar tertentu agar masuk di lini masa.

3. Begitu acara selesai, cepat-cepat bikin video unboxing. Demi jadi yang pertama mengulas suvenir Royal Wedding di YouTube~

langsung bikin video unboxing via unsplash.com

Mendapat suatu hal yang langka tanpa unboxing itu haram hukumnya bagi orang Indonesia. Makanya setelah acara selesai, buru-buru ambil kamera untuk unboxing suvenir. Kalau perlu, dilakukan di tempat parkir atau dalam mobil sekalian biar dapat suasananya. Ekspresi yang tertangkap kamera pasti antara antusias, heran, dan sedikit kecewa. Soalnya pernikahan akbar kok suvenirnya malah kerakyatan karena hanya berisi cokelat, air putih, dan benda-benda kecil lainnya.

4. Karena nggak semua tamu undangan dapat, suvenir ini jadi langka keberadaannya. Dipajang di ruang tamu menjadi wajib hukumnya!

Pamerin aja dulu~ via unsplash.com

Manusia memang nggak pernah puas. Meski sudah dipamerkan di media sosial, tetap saja nggak afdal kalau suvenir bangsawan ini nggak dipamerkan. Ruang pamernya mana lagi kalau bukan ruang tamu rumah. Meski bentuknya seperti goodie bag, orang Indonesia pasti nggak habis akal. Bisa dipajang per item meski nggak semuanya mampu bertahan lama. Kalau pun bukan barang aslinya, yang dipajang di ruang tamu adalah foto saat megang suvenirnya. Ah, yang penting ada sesuatu yang dipamerkan, kan?

5. Kalau sudah bosan dipajang, dibagikan ke media sosial lewat kegiatan giveaway. Lumayan buat nambah followers di media sosial~

Bagi-bagiin aja~~ via tenor.com

Apalah arti mendapat barang langka kalau nggak bikin giveaway? Apalagi zaman sekarang, kepuasan warganet adalah segalanya. Suvenir yang hanya kamu dapat satu-satunya pun dengan rela dibagikan dengan cuma-cuma. Namun tentu saja ngadain giveawaynya kalau sudah bosan melihat suvenir dipajang di ruang tamu. Kegiatan giveaway suvenir Royal Wedding Kerajaan Inggris ini lumayan, kan, buat kamu panjat sosial? Beberapa ribu followers mungkin akan mudah didapatkan.

6. Ditukar tambah dengan barang lain yang lebih mahal adalah pilihan selanjutnya. Pasti dapat, soalnya penggemar Pangeran Harry, kan, nggak kalah banyaknya

Para kolektor barang khas kerajaan mau banget diajak tukeran~ via unsplash.com

Meski sudah zaman uang digital, barter masih menjadi cara mendapatkan barang yang sesekali masih dilakukan. Nggak terkecuali saat orang Indonesia mendapat suvenir Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle ini. Kalau sudah bosan dipamerin ke media sosial dan dipajang di ruang tamu, pilihan selanjutnya adalah ditukar tambah. Ditukar tambah dengan barang lain yang lebih mahal biar nggak rugi-rugi amat. Apalagi orang Indonesia pandai melihat peluang pasar~

7. Tetap saja, pilihan terakhir adalah dijual. Harga yang dipatok pasti nggak main-main, harus melebihi biaya selama menghadiri nikahan di Inggris biar balik modal

sasaran empuk untuk jualan :3 via www.popsugar.com

Iya, iya … pilihan terakhir adalah dijual. Ini pun dilakukan kalau sudah benar-benar bosan atau lagi butuh uang. Namun menjualnya pun diiringi dengan strategi perhitungan yang rinci. Harga jualnya harus bisa menutupi biaya perjalananmu menghadiri Royal Wedding atau malah melebihi. Tipikal orang Indonesia, ngakunya jual rugi, padahal keuntungan yang didapat bisa berlipat kali. :’)

Bukannya mendiskreditkan orang Indonesia, tapi tulisan ini merupakan bukti bahwa jalan pikiran mereka (atau kita lebih tepatnya) lebih kreatif saja. Saat mendapat barang langka dari salah satu pernikahan terbesar di dunia, nggak hanya langsung dijual. Namun pelan-pelan dinikmati sendiri dulu, baru kalau sudah bosan bisa diuangkan. Sekarang saja dijual seharga 39 juta lho! Siapa tahu tahun depan harga naik. Kan, lumayan, kan~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya