8 Aksi berbahaya Risky dengan king kobra, sebelum ular itu membunuhnya

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Risky Ahmat asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah harus meregang nyawa setelah dipatuk king kobra sepanjang 3,8 meter pada Minggu (8/7) kemarin. Pria 19 tahun ini digigit ular miliknya ketika tengah memainkan ular tersebut di Bundaran Car Free Day (CFD) Palangkaraya.

Pihak Rumah Sakit Doris Sylvanus, tempat Risky dirawat sudah menyatakan meninggal sekitar pukul 08.30 WITA pada Senin (9/7). Namun, hingga kini jenazah Risky masih belum dimakankan. Pasalnya pihak keluarga percaya Risky masih hidup dan hanya mati suri. Ini dibuktikan dengan suhu tubuhnya yang masih hangat dan wajahnya tidak terlalu pucat.

Salah satu usaha yang diupayakan keluarga kini adalah ritual tidur bersama ular. Risky ditutupi dengan kelambu bersama ular miliknya yang diberi nama The Killer tersebut. Keluarga juga meyakini sang anak dapat bangkit dan hidup kembali saat ular mematuk tubuh korban.

Lewat akun media sosialnya pribadinya, Risky memang kerap mengunggah momen saat dirinya bermain dengan peliharaannya ini. Tak hanya itu, ia juga dikenal memiliki banyak koleksi reptil.

Berikut Hoopsbyjudy lansir dari laman Facebook Risky Ahmat, aksi-aksi berbahaya Risky bersama ular kobra ‘The Killer’, Selasa (10/7).

1. Seolah tak memiliki ketakutan, Risky tampak akrab dengan peliharaannya tersebut.

 

2. Sebelum dinyatakan meninggal, Risky dipatuk ularnya itu pada lengan bagian kanan.

 

3. Lewat akun Facebook pribadinya, ia sering mengunggah aksinya bersama ular kobranya yang berukuran 3,8 meter ini.

 

4. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pecinta ular.

 

5. Ular king kobra itu diberi nama The Killer yang ditangkap di wilayah Danau Rangas saat banjir pada Mei lalu.

 

6. Aksi-aksi berbahayanya ikut membuat orang ikut khawatir.

 

7. Selama mendapat perawatan di rumah sakit, Risky bahkan sudah dipasangi alat bantu pernafasan dan dirawat di ruang ICU.

 

8. Kini pihak keluarga masih mempercayai anaknya masih hidup, karena tak menunjukkan ciri-ciri seperti orang yang telah meninggal pada umumnya.

(brl/fen)