8 Foto jadul publik figur cewek diwarnai ulang, ada Mak Nyak saat muda

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Kecanggihan teknologi yang dimiliki saat ini sangat memudahkan manusia dalam beraktivitas sehari-hari. Salah satu teknologi yang perkembangannya begitu terlihat datang dari dunia fotografi.

Kini ketika seseorang ingin mengabadikan suatu peristiwa atau momen tertentu dapat dengan mudah menggunakan kamera yang sudah terdapat pada smartphone atau memakai kamera canggih dengan beragam fasilitasnya. Tentunya hasil akhir yang didapatkan pun lebih maksimal dengan intensitas warna yang akurat.

Namun jauh sebelum terdapat kamera canggih seperti DSLR dan mirorrless, orang-orang pada zaman dahulu menggunakan kamera sederhana dengan ukuran yang besar. Hasil fotonya pun hanya bisa menghasilkan warna hitam putih atau putih kecokelatan dengan hasil gambar yang terkadang kurang begitu jelas.

Nah, dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini rupanya menginspirasi seorang seniman untuk mengedit foto-foto jadul hitam putih milik publik figur perempuan Indonesia dengan mewarnainya ulang. Wah, seperti apa ya hasilnya?

Yuk, lihat hasilnya di bawah ini, 8 karya yang telah dihimpun Hoopsbyjudy dari akun Twitter @tukangpulas, Minggu (13/5).

1. Raden Adjeng Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi kala itu.

2. Aktris cantik Ida Royani yang kerap kali dipasangkan dengan almarhum Benyamin Sueb.

3. Ibu negara pertama Indonesia, Fatmawati Soekarno pada saat era Republik Indonesia Serikat.

4. Menteri Sosial kabinet Sjahrir II tahun 1964, Maria Ullfah Santoso yang merupakan perempuan Indonesia pertama yang menjabat sebagai menteri.

5. Salah satu pahlawan Indonesia yang meninggal di lubang buaya, D.I Pandjaitan bersama sang istri, Ny. Marieke Pandjaitan.

6. Sosok Miss Roekiah yang merupakan bintang film kelahiran Cirebon yang melejit berkat film berjudul Terang Boelan tahun 1938 karya Albert Balink.

7. Nurna Ningsih, seorang aktris bom seks pertama di Indonesia pada era 1960-an.

8. Aminah Cendrakasih atau yang lebih dikenal sebagai Mak Nyak sewaktu muda.

 

 

(brl/gib)