8 Makanan dengan Nama Jorok dan Bikin Pikiran Ngeres. Eh, Tapi Rasanya Enak Lho

Posted on


Makanan Khas yang Namanya Jorok Tapi Rasanya Enak

Indonesia memang surganya kuliner unik ya. Berbagai aneka menu makanan maupun cemilan dari penjuru nusantara memang sangatlah memanjakan lidah kita semua. Tak cuma rasanya yang enak dan juga khas, namanya pun unik lho. Mungkin kamu akan mengira bahwa nama makanan ini jorok atau menjijikkan, tapi ya beginilah adanya. Nama makanan ini bukti kalau kearifan lokal masyarakat Indonesia masih cukup kental.

Nah, apakah kamu mengenal makanan-makanan unik ini? Atau nggak tau sama sekali. Pas baca namanya, jangan ngeres ya pikirannya. Hehehe. Setidaknya ada 8 kuliner dengan nama jorok yang bakal Hipwee ulas kali ini.

Kue Tolpit asal Bantul adalah singkatan dari Kont*l Kejepit. Jangan ngeres dulu ya, makanan ini nggak ada hubungannya sama alat kelamin laki-laki yang kejepit. Tapi enak banget lho

tolpit via www.info-jogja.com

Kue asal Bantul ini sekilas mirip dengan skrotum (bagian bawah penis laki-laki). Kue yang biasanya dijual di Pasar Turi, Bambanglipuro, Bantul ini terbuat dari adonan tepung beras yang ditambah dengan gula jawa, trus digoreng, paling enak dimakan selagi hangat. Tertarik makan tolpit? Hehehe.

Kue tete adalah kudapan khas Betawi yang mirip kue serabi. Kira-kira kenapa ya namanya kue tete? Apa karena bentuknya mirip tete?

kue tete via netsulsel.com

Kue yang sering disebut kue ape ini nggak cuma ada di Betawi aja lho, melainkan sudah tersebar ke berbagai daerah. Kamu bisa mendapatkan kue yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu ini di pasar-pasar tradisional.

Dawet Jembut Kecabut sangat legendaris di Purworejo. Jembut ini bukan sesuatu yang jorok ya, melainkan singkatan dari Jembatan Butuh. Hahaha…

dawet jembut kecabut via annosmile.blogspot.co.id

Mungkin kamu bacanya agak jijik gimana gitu ya, tapi bener kok namanya Dawet Ireng Jembut Kecabut. Jembut ini bukan jorok ya melainkan singkatan dari Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh, Purworejo. Ini seger banget dawetnya.

Mie Penthil asal Bantul bukanlah berarti penthil yang itu ya. Maksud penthil di sini adalah karet yang biasanya ada di roda sepeda

mie penthil via yogyakarta.panduanwisata.id

Sekilas ketika kamu mendengar nama Mie Penthil, pikiran langsung ke arah puting susu perempuan. Bukan Gaes, jangan ngeres dulu, penthil ini berarti karet. Mie penthil bentuknya panjang-panjang dengan warna kuning dan putih. Cara pembuatannya mungkin membuatmu sedikit jijik karena dalam prosesnya mie-nya harus diinjak-injak. Tapi itulah yang bikin mie ini enak.

Nasi kentut adalah makanan khas Medan. Kenapa dinamakan nasi kentut ya?

nasi kentut via www.brilio.net

Jangan keburu nggak selera makan dulu ketika mendengar nama nasi kentut. Alasan namanya nasi kentut karena saat memasak, nasi ini diberi cita rasa menggunakan daun sembukan yang lebih dikenal sebagai tanaman kentut di daerah Sumatera. Daun tersebut digunakan sebagai campuran nasi yang kemudian dibungkus dengan daun pisang saat dibakar. Hingga kamu bisa merasakan aromanya yang khas dan menggoda selera.

Kupat jembut khas Jawa Tengah sangat cocok dinikmati bersama kuah opor

kupat jembut khas jawa tengah via www.liputan6.com

Kupat jembut adalah makanan khas Jawa Tengah berupa ketupat yang sudah diisi sayuran berupa tauge atau kecambah di dalamnya. Nggak ada rambut hitamnya kok. Dimakan langsung enak, jika dinikmati dengan opor ayam atau makanan berkuah lain lebih lezat. Biasanya, kupat jembut ada di perayaan Syawalan di Semarang. Sudah pernah coba?

Jangan lewatnya nikmatnya Memek Simeulue yang legendaris di Aceh. Jangan berpikir ngeres dulu ya, namanya memang dari dulu begitu. Hehehe

memek simeulue via www.viva.co.id

Memek khas Simeulue adalah makanan yang biasa tersaji di hari raya. Kuliner tradisional Simeulue ini terbuat dari beras ketan putih yang digongseng, dengan tambahan pisang, santan dan gula. Seluruh bahan kemudian dicampur dan ditumbuk menggunakan batang pisang atau bahan yang keras sampai benar-benar halus. Bentuknya mirip bubur dan rasanya manis.

Kont*l sapi, kue khas Cilegon yang terbuat dari ketan, kelapa dan gula pasir. Nggak ada unsur sapinya sama sekali

kue kont*l sapi via www.socimage.com

Bagi masyarakat Cilegon, kue Kont*l Sapi masih banyak yang mengenalnya karena memang kue ini adalah kudapan khas masyarakat Cilegon walaupun saat ini sudah bisa dibilang langka. Bahan bakunya dibuat dari beras ketan dan kelapa. Adonan ini kemudian digoreng dan dilumuri cairan gula pasir hingga kemudian mengental dan kering. Mau coba kont*l sapi khas Cilegon? Hahaha.

Semua makanan tadi nggak jorok kok. Enak banget malah. Yuk cobain kuliner khas yang namanya unik tersebut. Jangan lupa mari kita lestarikan kuliner khas Indonesia!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya