8 Tipe Grup WhatsApp Ketika Ada Ajakan Buka Bersama. Dari yang Kompak Sampai Cuma Bikin Wacana Saja~

Posted on


Saat pertengahan bulan begini, memang saat-saat yang rawan ajakan buka bersama. Terkadang nggak selamanya buka bersama itu menyenangkan bagi semua orang. Ada yang minder dengan kawan-kawan sejawat, ada yang merasa sudah nggak nyambung karena jarang sekali berkomunikasi, hingga yang takut ketemu mantan dan mengingat luka lama.

Namun sebagai tradisi, hingga saat ini acara buka bersama tetap digunakan sebagai ajang silaturahmi dan pengakraban antarsesama. Kapan lagi, kan, ada momen untuk bisa mengadakan acara sesederhana makan malam bersama? Berkumpulnya orang-orang dalam acara buka bersama juga sekarang ditunjang dengan media komunikasi yang sudah makin mudah, salah satunya adalah grup WhatsApp. Grup yang satu ini memang jadi tempatnya banyak alumni, perkumpulan teman, geng, dll., untuk saling berinteraksi. Sayangnya, nggak semua komunikasi di grup berjalan mulus, meski sekadar buat janjian buka bersama.

1. Paling umum terjadi adalah ajakan buka bersama yang diiyakan namun eksekusi yang diabaikan. Seolah pengen ngumpul tapi nggak mau mikirin ribetnya

Anti Wacana Wacana Club. via www.hipwee.com

Biasanya orang-orang yang ada di grup ini punya level pertemanan yang akrab kalau sedang ketemu saja. Selebihnya punya aktivitas dan kegiatan masing-masing. Buka bersama-nya sih pengen, tapi kapan dan di mana-nya itu yang jadi PR. Nggak ada solusi lain kecuali saling mawas diri dan memprioritaskan waktu untuk berkumpul. Kalau nggak, selamanya bakal begitu tuh.

2. Ada juga yang sudah sepakat soal waktu melaksanakan buka bersama, tapi nentuin tempatnya saling lempar-lemparan tuh!

Gitu aja terus sampai es kepal jadi rasa indomi! via www.hipwee.com

Mungkin memang harus ada salah seorang yang punya inisiatif dan berjiwa persuasif untuk membujuk semua anggota sepakat buka bersama di suatu tempat. Sedangkan kalau isinya semua anggota grup malas-malasan sekadar buat mikir tempat, bisa kacau.

3. Ini fatal sih, mau janjian buka bersama, eh, nggak menemukan titik terang sampai akhirnya janjian halalbihalal

Syukur deh kalau akhirnya tetep kumpul walau bukbernya ruwet. via www.hipwee.com

Jangan sampai begini, ya. Tujuannya buka bersama, eh, ketemunya waktu lebaran. Tapi nggak apa-apa yang penting ada sebuah niatan baik buat bersilaturahmi dan saling menyapa satu sama lain. Biar tali persaudaraan nggak putus kayak kamu sama mantanmu. 🙁

4. Tapi ada yang lebih parah. Ajakan buka bersama gagal, lalu berlanjut ke ajakan halalbihalal, tapi gagal juga! 🙁

Grup macam apa ini, Tuhan? via www.hipwee.com

Nah, ini nih yang parah banget. Ketika rencana buka bersama gagal, kemudian dilanjutkan rencana halalbihalal yang gagal juga, fix, ada yang salah dengan semua anggota grup WhatsApp kamu. Masak sih nggak bisa menyempatkan ketemuan barang waktu satu jam dua jam? 🙁

5. Nggak selamanya ajakan buka bersama selalu diiyakan. Mungkin saja ada yang mengusulkan tapi ditolak semua pihak

Penolakan memang selalu terasa menyakitkan. via www.hipwee.com

Ada kalanya di usia-usia tertentu, suatu pertemanan itu mengalami sebuah kejenuhan. Kejenuhan tersebut bahkan bikin semuanya jadi malas ketemuan. Layaknya sakit hati ditolak gebetan, penolakan ajakan buka bersama juga nggak kalah sakitnya. Bagaimana mungkin, ajakan kumpul bersama untuk saling menjalin silaturahmi justru ditolak? Sakit, kan?

6. Masih mending sih kalau ada yang ngajakin, tapi nggak ada yang nanggepin sama sekali, sakit ih!

Sudahlah, buka bareng Deadpool aja, Hulk! via www.hipwee.com

Kamu pasti pernah menemui seorang teman yang begitu semangat mengajakmu buka bersama. Menggebu-gebu dan berapi-api, bahkan merelakan waktu dan tenaga buat mengurus segala keperluan acaranya. Sayangnya orang seperti ini kadang justru diabaikan. Sabar, ya!

7. Ini nih tipe grup WhatsApp yang sigap dan nggak neko-nek0. Antiwacana forever!

Nah, begini dong kalau janjian! via www.hipwee.com

Begini mungkin situasi grup WhatsApp yang ideal ketika ada ajakan buka bersama. Tanpa perlu muter-muter, semuanya sepakat. Pasti anggotanya easy going semuanya nih.

8. Nah, yang paling idaman nih, langsung inisiasi dan eksekusi. Anggota grupnya asyik-asyik!

Gini dong, kompak! via www.hipwee.com

Begini nih tipe pertemanan paling simpel dan nggak ribet. Anggotanya juga inisiatif banget, lalu disambut dengan ekseskusi. Kalau begini sih, kayaknya pertemanan bakal berlangsung selamanya nih.

Maklumin sajalah, mungkin pola komunikasi sosial kita sekarang sedang mengalami transisi. Komunikasi lewat grup chat bagi sebagian orang tetap nggak bisa mewakili gregetnya komunikasi tatap muka secara langsung. Sebagian mungkin akan lebih mengabaikan ajakan dalam grup yang kesannya nggak serius-serius amat. Tapi yang penting, tetap jaga silaturahmi dan persaudaraan, ya, Guys!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya