Annisa Hertami, pemeran Nyai yang ternyata jago masak & bikin puisi

Posted on


Brilio.net – Cuaca sedikit mendung dan jalanan yang masih basah bekas hujan semalam, menandai pertemuan brilio.net dengan Annisa Hertami pada suatu pagi di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta. Artis kelahiran Magelang itu tampak anggun dengan setelan dress biru dongker dan selendang biru muda.

Kami sempat melihat-lihat koleksi geologi, etnografi dan seni rupa koleksi museum yang terletak di pojok Alun-alun Utara Joga itu. Usai menyusuri ruang koleksi, kami pun beralih ke pendopo dan berbincang-bincang di sana.

Dengan suaranya yang khas, wanita 29 tahun ini menceritakan bagaimana awalnya ia bisa berkecimpung di dunia akting. Dia mengaku, awalnya sering diminta teman kuliahnya untuk menjadi pemeran wanita pada tugas film pendek.

Dari sana, pemilik nama lengkap Annisa Hertami Kusumastuti ini mulai tertarik untuk sering tampil di depan kamera. Padahal background pendidikannya adalah broadcasting, di mana seharusnya lebih banyak dihabiskan di belakang layar.

foto: dok. pribadi

Pada tahun 2011 kebetulan ada casting film berjudul Soegija. Ia pun memutuskan untuk ikut dalam casting film besutan Garin Nugroho ini. Sambil menyematkan bunga di sela telinga sebelah kanannya, dirinya bercerita bahwa waktu itu dirinya diinstruksikan untuk memainkan adegan tersulit dalam film tersebut. Hasilnya ternyata memuaskan. Ia pun ditunjuk memerankan tokoh Meriyem di film itu.

“Nah, setelah dari film itu aku berkembang ke teater, ke seni pertunjukkan. Jadi bukan dari teater dulu aku main film, malah justru aku main film dulu baru teater,” kata cewek berkulit eksotis ini.

Latar belakang pendidikan dan profesinya sebagai aktris yang bertolak belakang tak jadi masalah baginya. Menurutnya, di belakang layar ataupun di depan layar sama menariknya. Sama-sama punya tantangan tersendiri.

Debutnya sebagai pemain film berjalan mulus. Berkat film Soegija, Annisa memenangkan dua nominasi di dua acara penghargaan yang berbeda. Yang pertama ia memenangkan nominasi Pendatang Baru Terbaik di Piala Maya 2012. Kedua, ia menyabet gelar Pemeran Pendukung Wanita Terpilih pada gelaran Apresiasi Film Indonesia 2012.

foto: dok. pribadi

Menjalani debut dan mendapat beberapa penghargaan tak lantas membuatnya cepat merasa puas. Penghargaan tersebut hanya ia anggap sebagai bonus. Terpenting adalah usaha yang dikerahkan di balik kesuksesan itu. Karena baginya, tiada hasil yang mengkhianati usaha.

Annisa yang setelah Soegija laris dalam berbagai film. Terakhir tahun 2017, ia memerankan peran Nyai dalam film berjudul Nyai.

Bagi dia, memerankan Nyai adalah pengalaman paling berkesan dibandingkan saat berakting sebagai tokoh lainnya. Pasalnya, Annisa sendiri sebelumnya memang sering membaca novel tentang Nyai. Maka ketika diberikan kesempatan untuk memerankan tokoh tersebut, tanpa pikir panjang ia langsung manggut-manggut.

foto: dok. pribadi

Sosok Nyai memang luar biasa inspiratif. Menurut penuturannya, tokoh di film ini digambarkan sebagai seorang perempuan Jawa yang harus menikah dengan orang Eropa yang sakit-sakitan. Meski begitu, ia tetap bertahan dalam menjaga kehormatan dan ketegaran untuk melawan dunia.

Gemar memasak dan menulis puisi
Kalau kamu cek Annisa di akun Instagramnya, @annisahertami, kamu akan menemukan sisi lain yang menarik dari wanita ini. Di sana ada beberapa foto makanan yang ternyata berkaitan erat dengan hobinya: memasak.

Hobinya ini muncul karena sang ibu yang sering membuat kue. Namun, dirinya lebih tertarik untuk memasak masakan daripada kue-kue.

foto: dok. pribadi

Ketika disinggung tentang bisnis kuliner, wanita pengagum aktris senior Christine Hakim ini belum ada niatan. Selama ini ia hanya memasak untuk orang-orang terdekat, seperti keluarga dan orang terkasihnya saja. Ia juga lebih ingin menikmati proses dari mulai memasak hingga akhirnya dihidangkan, daripada harus memikir bisnis kuliner. “Ada rasa kepuasan tersendiri,” jelasnya.

Selain berbakat di bidang akting dan memasak, ternyata fans Johnny Depp ini juga jago menulis puisi. Ia menjelaskan belum lama ini telah merilis buku kumpulan puisi miliknya. Buku itu kemudian diberi judul, “Agar Dapat Kubaca Zaman”. Membutuhkan waktu dua tahun untuk merilis buku ini.

foto: dok. pribadi

Berbicara tentang proyek ke depan, Annisa membocorkan saat ini ia sedang menyiapkan dua proyek. Yang pertama masih ada kaitannya dengan hobinya menulis. Ia sedang merintis sebuah wadah atau komunitas untuk penulis-penulis wanita. Harapannya tentu saja membuka jalan bagi penulis wanita untuk lebih bisa berbicara banyak di bidang kesenian literasi.

Kedua, wanita cantik ini ternyata sedang ada proyek film baru. Selain itu, ia juga akan tampil dalam sebuah seni pertunjukkan di Borobudur dalam waktu dekat ini.

(brl/pep)