Batu-batu hitam di pantai ini ternyata jejak lava gunung api purba lho

Posted on


Brilio.net – Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang paling rawan. Tapi, jangan berpikir negatif dulu ya. Rawan di sini bukan dalam hal keamanan lho. Tapi secara geografis, Indonesia adalah salah satu negara yang hampir seluruh wilayahnya berada di jalur cincin api (ring of fire).

Artinya, Indonesia berada di jalur gempa paling aktif di dunia. Kondisi ini membuat wilayah Nusantara selalu berada dalam bencana akibat letusan gunung api, gempa bumi, dan tsunami.

Lava bantal berbentuk bongkahan besar yang sering dijadikan spot berfoto

Sudah bukan rahasia lagi jika dari Sabang hingga Merauke, terdapat sejumlah gunung api aktif. Menurut beberapa penelitian, jutaan tahun lalu di Indonesia banyak terdapat gunung api purba. Malah nggak jarang gunung api purba itu berada di dasar laut (submarine-volkano).  

Salah satu buktinya bisa dilihat di pantai Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di wilayah pesisir selatan pulau eksotis ini terdapat beberapa batu hitam. Saat Brilio.net mengunjungi tempat ini beberapa waktu lalu, ada lava berupa bongkahan besar yang teronggok di tepi pantai. Tapi banyak juga yang berserakan.

Lava bantal yang dipercaya berasal dari gunung api purba

Rupanya batu-batu hitam itu bukanlah karang, melainkan sisa-sisa lava gunung api purba. Batu-batu itu disebut lava bantal (pillow lava). Keberadaan lava bantal ini menjadi kunci sejarah geologi terbentuknya tiga gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno). Malah diyakini berjuta-juta tahun lalu Gili Trawangan dan sebagian Lombok pernah menjadi dasar laut.

Oh iya, lava bantal ini terbentuk akibat lelehan lava yang masuk ke air laut berjuta-juta tahun lalu. Disebut lava bantal karena sisa aliran lava yang bersentuhan dengan air laut yang bersuhu lebih dingin itu membentuk bongkahan bulat menyerupai bantal.

Salah satu Geopark Rinjani-Lombok yang menjadi laboratorium gunung api dunia

Lava bantal ini muncul ke permukaan disebabkan adanya peristiwa pengangkatan. Disebut-sebut proses pengangkatan Pulau Lombok diduga masih berlangsung hingga saat ini. Hal ini dibuktikan dengan munculnya dataran-dataran baru khususnya dikawasan pantai barat-utara Pulau Lombok serta tampak adanya teras-teras laut yang berkembang khususnya di kawasan pantai selatan pulau Lombok.

Sekadar informasi nih. Gili Trawangan tersusun dari endapan pantai, pecahan koral, cangkang kerang dan fosil foraminifera dan lava gunung api purba. Pulau Lombok konon merupakan salah satu gugus Kepulauan Nusa Tenggara bagian barat yang terangkat kepermukaan laut karena aktivitas gunung api di masa Oligo-Miosen atau sekitar 35 juta tahun lalu. Hal ini dicirikan dengan tersingkapnya batuan volkanik tua yang terbentuk di bawah muka laut serta masih aktifnya Gunung Rinjani hingga saat ini.

Lokasinya juga instagramable banget lho

Nah jika mengunjungi salah satu destinasi wisata favorit ini, kamu bisa menyaksikan papan pengumuman yang menjelaskan asal muasal Gili Trawangan. Tempat ini sekarang juga dijadikan Geopark Rinjani-Lombok, salah satu tujuan wisata yang banyak dikunjungi turis. Maklum lokasi ini merupakan salah satu bagian dari rantai gunung api aktif yang dijadikan sebagai laboratorium alam gunung api dunia.

Selain itu, selama Perang Dunia Kedua, tentara Jepang menggunakan Gili Trawangan sebagai pos pengamatan. Sisa-sisanya bisa dilihat dari keberadaan bunker di bukit Gili Trawangan dan kapal patroli Jepang yang karam di kedalaman 45 meter di teluk sisi selatan Gili Air. Sekarang lokasi itu menjadi tempat menyelam yang populer di Lombok.

Tempat ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan

Karena itu kita mesti bangga jadi warganegara Indonesia, negeri yang banyak menyimpan rahasia alam yang nggak dimiliki negara lain.  

(brl/red)