Berdasarkan Survei, 65 % Warga Indonesia Gampang Percaya Hoax. Itu Termasuk yang Tertinggi di Dunia

Posted on

Penduduk Indonesia paling mudah percaya hoaks

Internet kini sudah jadi bagian tak terlepaskan dari kehidupan manusia modern. Tak hanya berfungsi untuk media komunikasi, internet juga bisa memudahkan aktivitas lain mulai dari belanja sampai mencari jodoh. Beragamnya informasi di internet yang seolah tidak pernah habis ini juga telah mengubah pola manusia dalam mengonsumsi berita. Sekarang, setiap menitnya aja hampir selalu ada informasi baru. Sekilas mungkin bagus, tapi ternyata ada sisi negatifnya juga. Pasalnya, semua orang bisa dengan bebas menyebarkan informasi yang sebetulnya belum tentu benar dan mirisnya, banyak dipercaya orang.

Beberapa hari lalu, Kemkominfo menyatakan kalau ternyata sebagian besar pengguna internet di Indonesia mudah percaya informasi palsu di dunia maya. Padahal Indonesia termasuk negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia. Tapi ternyata fakta ini tidak selaras dengan kemampuan mereka menggunakan internet dengan bijak. Berikut Hipwee News & Feature telah merangkum informasinya untuk kamu…

BACA Juga :   12 Rumah ini unik abis, ada yang ukurannya cuma 1 meter

Sebuah riset mengatakan kalau Indonesia berada di peringkat 7 dunia sebagai negara yang paling mudah percaya hoaks. Fakta ini disampaikan langsung oleh Kemkominfo

Jangan gampang percaya informasi di internet! via pepnews.com

Diwartakan Liputan6, Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan dari sekitar 132 juta pengguna internet di Indonesia, 65%-nya ternyata masih mudah terhasut berita bohong. Semuel merujuk pada data dari Centre for International Governance Innovation (CIGI) IPSOS 2017. Sebagai perbandingan, warga negara maju seperti AS ternyata juga masih banyak yang percaya hoaks, jumlahnya 53% dari seluruh pengguna internet di sana. Kalau Perancis presentasenya sekitar 43%, sedangkan Jepang lebih rendah lagi, yakni hanya 32%.

BACA Juga :   Transformasi Soimah dari kecil sampai terkenal, ada mirip orang Korea

Pengguna internet boleh banyak, tapi kalau sebagian besarnya mudah percaya kabar bohong, malah bisa merugikan lingkungan dan negara!

Percuma kalau masih mudah terhasut hoaks via odishatv.in

Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memang bisa jadi kekuatan tersendiri bagi negara ini. Misalnya mengundang investor asing untuk menanam modal di perusahaan berbasis online atau meningkatkan kekuatan ekonomi digital. Tapi, fakta ini justru bisa jadi bumerang kalau sebagian besar masyarakatnya masih gampang termakan hoaks. Ini karena hoaks justru bisa jadi alat untuk memecah belah bangsa.

Banyak hal yang bisa dijadikan bukti kalau orang Indonesia memang mudah diperdaya, salah satunya unggahan di Facebook yang sampai mendapat komentar ratusan ribu ini

Bukti nyata orang Indonesia mudah diperdaya via manado.tribunnews.com

Beberapa waktu lalu sebuah unggahan di Facebook viral setelah mendapat ratusan ribu komentar dan like dari warganet. Isinya bukan komen membangun, melainkan hanya simbol tagar dan angka 2. Ini karena si pengunggah mengatakan kalau air dalam gambar akan surut setelah ia komen “#2” dan like unggahan tersebut. Segitu percayanya kah mereka, sampai-sampai menuruti apa yang dikatakan pengunggah. Padahal jelas-jelas tidak mungkin gambar bisa berubah cuma gara-gara komentar.