Berita Avril Sudah Meninggal Muncul Lagi. Ini Alasan Kenapa Banyak yang Masih Percaya Konspirasi

Posted on


Belakangan ini isu soal Avril Lavigne, penyanyi solo asal Kanada kembali bergulir. Katanya sih Avril yang asli sudah meninggal bunuh diri kemudian digantikan seseorang yang sangat mirip dengannya. Mungkin pada awalnya nggak ada yang akan percaya dengan pernyataan tersebut dan hanya menganggapnya gurauan. Namun bagi yang penasaran dan kemudian melihat pernyataan lengkap berdasarkan alasan-alasannya bisa berbalik percaya bahkan meyakininya lho.

Teori konspirasi ini sebenarnya nggak hanya terjadi pada Avril, banyak sekali hal di dunia ini yang muncul versi konspirasinya. Sesederhana kemunculan alien, binatang yeti, hingga hal-hal ghaib. Tapi nggak sedikit juga yang kemudian percaya dengan teori anti mainstream yang cenderung menolak fakta-fakta umum ini. Kok bisa ya? Berikut nih penjelasan yang berhasil ditelusuri tim Hoopsbyjudy News & Feature, simak ya!

Menurut teori konspirasi yang bergulir, Avril sudah meninggal sejak 2004 karena bunuh diri, ngeri nggak sih?

Serem juga kalau beneran nih! via knowyourmeme.com

Penyanyi yang sempat booming di tahun 2000an ini memang pernah jadi idola anak-anak muda pada zamannya. Penampilannya yang tomboi dan jago main musik nggak jarang bikin orang kagum. Lagu-lagu dengan lirik yang sangat nyambung dengan kehidupan anak muda juga menambah panjang daftar alasan kenapa Avril sempat jadi idola sejuta umat.

Beberapa orang percaya Avril Lavigne sudah meninggal pada 2003 karena bunuh diri pasca kakeknya meninggal. Karena meninggal saat puncak karier, manajemen Avril diduga sengaja menggantikan Avril dengan Melissa Vandella, sosok yang sangat mirip dengannya dan biasa bertugas untuk berpose di depan paparazi sebagai Avril. Saking mengejutkannya, teori ini kemudian cepat bergulir dan nggak jarang yang bergitu mempercayainya.

Si pembuat teori bahkan membuktikan berbagai alasan dan kemungkinannya lalu dibagikan lewat internet

Katanya tulisan tangannya beda banget, mungkin keseringan ngetik sms. via grintageireland.com

Banyak alasan yang ada dibalik teori konspirasi kematian Avril. Mulai dari karakternya yang berubah jadi feminin, gaya busananya yang jadi agak terbuka, gaya rambutnya yang berubah, sampai tulisan tangannya yang dibilang berbeda dari yang dulu. Mengutip dari BBC, teori ini awalnya dicuitkan oleh seorang remaja melalui thread twitter yang memiliki follower lebih dari 13.000. Teori ini jadi makin viral setelah sebuah blog milik orang Brazil bertajuk Avril Esta Mora (Avril Sudah Mati) jadi populer karena disebut oleh media online terkenal yaitu Buzz Feed. Bergulirnya teori ini seringkali muncul dan tenggelam semenjak 2007. Samapai 2018, banyak juga lho unggahan di sosmed yang ‘mempromosikan’ teori ini.

Faktanya, nggak cuma Avril aja, banyak teori yang bilang Michael Jackson masih hidup juga

Editan atau asli nih? via www.ilmattino.it

Selain teori konspirasi soal Avril yang sudah meninggal ada juga teori yang menyatakan kalau Michael Jackson belum meninggal. Kabar ini bergulir terakhir kali pada 2016, majalah online NME menyebutkan kalau teori ini diyakini oleh banyak fans Michael Jackson karena ada foto selfie sang anak yang kelihatan sedang bersama Michael Jackson belakangan ini. Hmmm… yang sudah meninggal dibilang masih hidup yang masih hidup dibilang sudah meninggal ya.

Sebenarnya nggak hanya soal selebriti saja, seringkali ada orang yang menyebutkan bahwa Unicorn atau kuda dengan tanduk emas benar-benar hidup. Ada juga yang bilang kalau yeti, mahluk mitologi yang mirip gorila raksasa berwarna putih benar-benar hidup. Padahal seharusnya kita perlu hati-hati lho terhadap berbagai teori yang belum bisa dipastikan kebenarannya ini. Yang fatal, beberapa orang bahkan pernah ditangkap oleh pihak berwajib karena percaya kalau teror bom yang belakangan terjadi di Surabaya dan Sidoarjo adalah rekayasa pemerintah. Kalau belum ada bukti dan fakta yang pasti memang bahaya banget sih.

Bukan soal salah atau benarnya, tapi ini nih alasan kenapa teori konspirasi banyak yang mempercayai

Teori konspirasi di ranah politik lebih gila lagi. via www.bcslogic.com

Pada umumnya teori konspirasi adalah sejumlah pernyataan dengan beberapa bukti yang meski kebanyakan hanyalah spekulasi, namun disebarkan secara masif. Yang bikin teori ini makin kuat adalah semakin banyak yang percaya maka yang sudah percaya sebelumnya semakin yakin dengan konspirasi. Mengutip dari majalah Time, seorang profesor ilmu politik dari University of Miami yaitu Josep Uscinski mengatakan “Teori konspirasi adalah untuk mereka yang kalah,”. Tanpa bermaskud merendahkan, pernyataan tersebut ditujukan bagi sebagian orang yang kurang mendapat sorotan di dunia nyata dan sulit menerima fakta yang ada.

Bahkan Kompas mengutip dari sebuah penelitian Europan Journal of Psychology juga menyebutkan kalau mereka yang memiliki kebutuhan tinggi untuk menjadi unik atau istimewa atau merasa senang dengan cara tersebut lebih cenderung percaya pada berbagai teori konspirasi. Wah, harus hati-hati banget nih memproses informasi.

Di zaman yang serba banjir informasi seperti sekarang, kecerdasan dalam mengolah dan memilahnya memang perlu banget. Jadi, ketika kamu membaca sebuah berita dan informasi diperlukan kebijakan yang luar biasa biar nggak jadi salah memahami. Apalagi kalau sampai bikin spekulasi dan asal percaya konspirasi. Bahaya banget.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya