Fahmi Husaen, mahasiswa UGM berkursi roda peraih prestasi desain mobil

Posted on

Hoopsbyhudy.com – Pukul sembilan pagi lobi kampus Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah dipadati mahasiswanya. Satu per satu mereka mulai memasuki gedung kampus bersiap mengikuti kelas mata kuliah yang telah dijadwalkan. Dari banyaknya mahasiswa yang berseliweran, ada satu mahasiswa berkursi roda yang sedang bercengkerama bersama beberapa temannya.

Ialah Muhammad Fahmi Husaen, mahasiswa semester empat jurusan Komputer dan Sistem Informasi. Pria berkacamata ini memenuhi janjinya untuk berbincang-bincang dengan tim Hoopsbyjudy beberapa waktu lalu. Meski di sela-sela jadwal kuliahnya yang padat, ia tetap ramah menyambut.

Fahmi bukanlah sembarang mahasiswa. Memiliki keterbatasan fisik tak dijadikan alasannya untuk tidak berprestasi. Pada usianya yang masih muda, Fahmi sukses masuk lima besar desain listrik yang diselenggarakan oleh Muscle Car Indonesia. Pada kompetisi bertajuk Electric Car Design Contest, cowok 20 tahun ini berhasil menyingkirkan 87 pesaingnya dari seluruh Indonesia.

BACA Juga :   5+ Pengakuan dari Mereka yang Pernah Lihat Penampakan. Asli, Bikin Merinding Gila

foto: muhammad bimo aprilianto/Hoopsbyjudy

Penyakit Duchne Muscular Distrophy (DMD) membuat Fahmi harus akrab dengan kursi roda sejak SMP. Penyakit ini membuat perkembangan otot-otot penderitanya terganggu. Sehingga kekuatan otot semakin lama semakin melemah.

Saat ditemui, Fahmi dengan antusias menceritakan bagaimana ia bisa jago desain seperti sekarang. Sejak kecil, Fahmi yang tinggal di Turi, Sleman ini mengaku memang sudah hobi menggambar. Awalnya hanya menggambar mobil di atas kertas, namun sejak SMP ia mulai mencoba menggambar sketsa 3D di komputer.

Pengalamannya banyak didapat dari otodidak alias belajar sendiri. Dulu, sempat menggunakan jasa guru desain namun hanya beberapa bulan saja. Lalu ia memutuskan untuk mengeksplor bakatnya seorang diri. Setelah tak ada yang mengajari, Fahmi mulai banyak menonton tutorial desain di YouTube dan makin banyak membaca buku tentang desain gambar.

BACA Juga :   Curahan Hati Cewek yang Suka Melakukan Apa pun Sendiri. Tolong Mengerti, Bukannya Kami Anti Sosial

Bakat menggambarnya ternyata tak main-main. Tak hanya mendesain lalu dipamerkan di media sosial, ternyata Fahmi pernah beberapa kali diminta untuk membuat sketsa 3D untuk bengkel modifikasi mobil terkenal, Kupu-Kupu Malam.

“Kemaren sempat diminta untuk mendesainkan di Kupu-Kupu Malam. Itu pernah tiga kali. Desain tetap dari sana, saya cuma buat model 3D-nya saja,” jelas Fahmi dengan bangga.

foto: dok. pribadi

Selain dipercaya menjadi desainer 3D bengkel modifikasi, mahasiswa Sekolah Vokasi UGM ini juga beberapa kali mengikuti kompetisi. Tahun 2010 dan 2013 ia mengikuti Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Dua kali ikut serta, ia mendapat dua hasil yang berbeda. Pada tahun 2010 ia hanya masuk menjadi nominasi saja. Lalu pada keikutsertaannya yang kedua ia berhasil membawa pulang juara tiga. Namun pada gelaran ini bukanlah desain mobil yang dilombakan. Fahmi malah membuat sebuah aplikasi channel otomotif.