Farewell leader Jupiter Aerobatic Team, para pilot terharu di udara

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Jupiter Aerobatic Team (JAT), tim aerobatik kebanggaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan Indonesia kembali mengalami proses regenerasi dan reposisi personel.

Pada tahun 2017, tim dengan pesawat andalan KT-1B Wong Bee tersebut diperkuat oleh Letkol Pnb Hermawan Muhammad “Razor” Kisha (Jupiter 1, Leader), Kapten Pnb Idam “Godham” Satria (Jupiter 2, Right Wing), Kapten Pnb Ferdian “Corbie” Habibi (Jupiter 3, Left Wing), Kapten Pnb Oliv “Cyborg” Rizando (Jupiter 4, Slot), Mayor Pnb Marcellinus “Liger” Dirgantara (Jupiter 5, Lead Synchro), Mayor Pnb Frando “Fennec” Marpaung (Jupiter 6, Synchro), dan Mayor Pnb Oktavianus “Kujang” Olga (Jupiter 7, Narrator). Kala itu, formasi baru ini bersiap memukau publik Malaysia dalam gelaran dua tahunan Langkawi Internasional Maritime and Aerospace (LIMA) 2017, tepatnya pada 21-25 Maret 2017. 

Seiring berjalannya waktu, beberapa pilot di masing-masing posisi bergeser ke posisi lain, bahkan “lulus” dari JAT. Pada awal Januari 2018, Kapten Pnb Oliv “Cyborg” Rizando yang selama ini mengendalikan KT-1B Wong Bee dengan tail number 4, harus kembali ke home basenya di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Cyborg berkaus dan bertopi/foto: Facebook/Jupiter Aerobatic Team – Indonesia

Lantas pada bulan Maret lalu, giliran Letkol Pnb Frando “Fennec” Marpaung yang menyerahkan tanggung jawab sebagai Jupiter 6 (Synchro) kepada Mayor Pnb Idam “Godham” Satria, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Jupiter 2 (Right Wing).

Fennec (kiri) dan Godham (kanan)/foto: Instagram/@jupiteraerobaticteam

Belum cukup sampai di situ. Fans JAT harus kembali melepas personel JAT. Sang leader, Letkol Pnb Hermawan Muhammad “Razor” Kisha juga harus berpindah mengemban tugas yang lain. Seperti dikutip Hoopsbyjudy dari akun Instagram resmi Jupiter Aerobatic Team, @jupiteraerobaticteam, Kamis (12/4), ayah tiga anak tersebut akan berdinas di luar negeri selama 2,5 tahun. Posisinya sebagai leader pun diserahkan kepada Letkol Pnb Marcellinus “Liger” Dirgantara.

Letkol Pnb Hermawan Muhammad “Razor” Kisha berdiri nomor 5 dari kanan dan berkacamata/foto: @hillaryooscar

“Setelah Show terakhirku. Terima kasih untuk seluruh tim, baik yang ikut maupun yang tinggal di Jogja, yang telah berkolaborasi untuk membuat the Jupiters mampu melaksanakan seluruh tugas yg diemban selama perjalanan tugas setahun terakhir. Semoga tim kebanggaan ini selalu kompak dan penuh senyuman,” demikian isi caption foto tim JAT beserta keseluruhan kru yang diunggah Kisha setelah beratraksi dalam peringatan HUT TNI AU ke-72 di Lanud Halim Perdanakusuma beberapa hari lalu.

Kabar pindah tugas Kisha ramai diperbincangkan di media sosial, terkhusus kalangan fans TNI AU dan JAT. Teriring ucapan selamat kepada pria kelahiran Bandung, 24 Maret 1978 tersebut. Tak jarang pula yang mengungkapkan rasa sedih “ditinggal” sang leader yang dikenal ramah itu. Lebih-lebih saat para fans JAT menonton video “JAT farewell flight” yang diunggah Kusri Hatmoyo berikut ini.

 

“Speechless ini mah. Thank you bang Kusri kita disajikan video perpisahan ini. Selamat bertugas di tempat yang baru, Om Kisha. Maju terus JAT dengan leader yang baru!

Masih berasa sedihnya euy :”,” demikian tulis akun Regina Kroesdiyantika di kolom komentar video YouTube tersebut.

“Bravo Jupiter, sukses unutk Razor dan sukses untuk the Jupiter……Sertijab yang luaaaarrrrrrr biasa Handing over on the Sky,” tulis akun lain Bejo Suprapto.

Bukan hanya para fans yang baper dengan prosesi serah terima jabatan (sertijab) di udara tersebut. Keharuan jelas terasa dari suara para pilot JAT.

Namun tugas JAT masih terus dan harus berlanjut. Formasi baru akan siap membuat para fans dan seluruh masyarakat Indonesia sekaligus dunia berdecak kagum. Mereka menunjukkan semangat sayap pelindung Tanah Air kapan pun dan di mana pun.

 

(brl/tin)