Gurita peramal Jepang kalah di Piala Dunia nasibnya bikin ngelus dada

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Fenomena gurita Paul yang meramal negara yang memenangkan Piala Dunia tahun 2010 sempat menjadi perbincangan masyarakat dunia. Pasalnya ramalan Paul untuk beberapa pertandingan ternyata terbukti kebenarannya.

Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa fenomena Paul dengan ramalannya adalah lelucon karena tak selalu benar. Maka dari itu tak heran jika Paul juga sempat akan dijadikan masakan olahan gurita yang bernama calamary, tetapi hal itu gagal dilakukan.

Tidak hanya Paul, di Piala Dunia 2018 ternyata ada gurita peramal asal Jepang bernama Rabio. Rabio ditangkap oleh para nelayan di lautan Obira, Hokkaido pada 19 Juni 2018 lalu.

Dikutip Hoopsbyjudy dari Reuters, Rabu (4/7), Rabio sempat meramal Jepang melawan Kolombia dengan skor 2-1. Rabio juga sempat meramalkan hasil imbang antara Jepang melawan Senegal.

Meski si gurita menuai perhatian banyak orang atas kesuksesannya meramal, nelayan yang menangkap Rabio, Kimio Abe, mengirimnya ke pasar sebelum pertandingan ketiga melawan Polandia yang berakhir kekalahan Jepang dengan skor 1-0. Nasih gurita peramal ini bikin mengelus dada.

Sebelumnya gurita itu sukses memprediksi bahwa Jepang akan kalah, tapi sayangnya dia keburu mati sebelum melihat ramalannya jadi kenyataan. Kimio Abe menyatakan gurita tersebut sudah dijual di pasar untuk dibikin sajian sashimi.

Tetapi jangan khawatir, ternyata nelayan di wilayah ini juga sudah mempersiapkan gurita baru pengganti Rabio yang diberi nama Rabio Jr. Semoga ramalannya jitu seperti Rabio.

(brl/fen)