Jangan Coba-Coba Bawa Guyonan Twitter ke Instagram deh. Karakter Warganet Tiap Medsos itu Berbeda Lho

Posted on


Millennial memang selalu punya cara sendiri dalam menghadapi banjirnya perkembangan teknologi dan berubahnya pola komunikasi. Kalau sepuluh tahun yang lalu hanya ada Friendster dan Yahoo Messenger yang bahkan punya fungsi agak berbeda, kini millennial dibuat bingung dengan banyak sekali media sosial. Facebook, Twitter, Line, Instagram, Periscope, Path, hingga TikTok. Hayooo, bingung, kan, mau pilih yang mana?

Mirip dengan sebuah produk yang dilepas di pasaran, pada akhirnya masing-masing orang akan memilih produk berdasarkan selera. Tentu saja selera orang beda-beda, ada yang suka menggunakan Twitter, ada yang lebih suka unggah Story di Instagram, perbarui status Facebook, bahkan ada yang menggunakan semua medsos saking nganggurnya. Tiap medsos sekarang punya karakter yang berbeda-beda. Bahkan misalnya, kalau guyonan Twitter dibawa ke Instagram, kadang khalayak Instagramnya nggak terima. Sedangkan di Twitter, semua happy-happy saja.

Seorang selebgram @revinavt mengunggah meme yang beberapa waktu lalu sempat jadi ‘guyonan’ di Twitter. Guyonan ini memang berbau sarkastik dan mengabaikan makna harfiah dari lucu itu sendiri

Meme di Twitter. via rilis.id

Membahas isu politik belakangan ini memang sangat sensitif. Sehingga akhirnya banyak yang memilih mengoper beratnya lika-liku politik ke arah guyonan sarkastik yang berisi sindiran. Tujuannya sih biar nggak serius-serius amat menanggapi panasnya isu yang ada dan biar nggak saling debat kusir satu sama lain.

Beberapa hari yang lalu ramai tanggapan dari cuitan mantan presiden Indonesia yaitu SBY yang tujuannya adalah menjelaskan bagaimana kinerjanya selama menjabat. Cuitan ini kemudian dijadikan meme dan lucu-lucuan oleh sebagian pengguna Twitter. Banyak yang kemudian terhibur dengan lawakan ini tanpa membahas sensitivitas politiknya. Revina kemudian mencoba mengajak follower-nya di Instagram untuk ikut ‘tertawa’ dengan guyonan ini.

Tapi sayang, guyonan yang lucu bagi sebagian pengguna Twitter justru dianggap ‘nggak sopan’ bagi pengguna Instagram. Revina pun jadi bulan-bulanan

Wah, ngegas semua nih… via twitter.com

Nggak disangka banyak banget yang ‘baper’ di Instagram karena meme ini. Sebenarnya baper atau nggak itu tentu tergantung perspektif kita dalam menanggapinya. Toh, hal ini tentu tujuannya sama, yaitu mencoba menanggapi isu politik yang ada. Dalam kasus ini Revina akhirnya jadi bulan-bulanan follower yang baper. Meski awalnya berusaha menanggapi nyinyiran warganet dengan santai, namun akhirnya Revina memutuskan untuk menghapus unggahannya. Hmmm … mungkin harus mawas diri kalau khalayak Instagram memang nggak sesantai yang di Twitter.

Kasus ini membuktikan kalau karakter medsos saat ini sudah beda-beda. Jadi, nggak perlu memaksakan konten-kontennya untuk saling disilangkan

Pilih medsos yang mana nih? via tekno.kompas.com

Ketika kamu mengunggah banyak foto selfie dan liburan ke Twitter, sebagian follower Twitter-mu mungkin akan risih dan berkomentar, “Ini orang ngapain sih unggah foto terus?” Sebaliknya, jika fotomu kamu unggah ke Instagram kamu justru akan mendapat banyak like dan komentar positif. Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Revina. Jika dia mengunggah konten meme Twitter di Instagram, ya, mungkin wajar jika respons warganet justru negatif. Perlu diperhatikan nih kalau kalian pengen jadi media sosia influencer. 😀

Saat ini memang kita perlu menempatkan sikap sesuai tempat. Bahkan kalau perlu tentukan di medsos yang mana kamu lebih nyaman, lalu aktiflah di sana. Menjadi bagian dari millennial dan aktif menggunakan medsos itu sah-sah saja kok. Asalkan kita nggak menyalahgunakan kemudahan berbagi informasi ini untuk saling fitnah, saling mengata-ngatai, hingga bergunjing dan debat kusir.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya