Kabarnya Gedung Perkantoran Ini Dikosongkan Karena Keangkerannya. Ah, Masa Sih?

Posted on

Gedung angker.

Keberadaan gedung-gedung kosong yang kamu lihat saat melintasi jalan bikin bulu kuduk merinding. Bukan cuma saat hari mulai gelap, tapi ketika siang hari juga sukses buat jantung berdetak kencang. Semisal gedung perkantoran Menara Saidah yang terletak di Jl. Letjen. M.T. Haryono, Jakarta. Di balik bangunan megahnya yang masih tersisa, ternyata menyimpan berbagai cerita mistis sejak lama.

Percaya atau tidak, Menara Saidah ini awalnya ramai karena memang disewakan sebagai gedung perkantoran pada 2001. Namun beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2007, semua keadaan berubah. Satu-persatu kantor-kantor yang menyewa meninggalkan gedung, sehingga membuat kesan mistis pada bangunan megah ini semakin terasa. Simak ulasan berikut ini biar rasa penasaranmu terjawab.

Pada awal kemunculan, Menara Saidah memang menjadi salah satu gedung perkantoran bergengsi di ibukota, tapi lama-lama dikosongkan. Berhembus kabar karena bangunannya miring dan berbahaya

katanya, kemiringannya tidak berbahaya via www.beritasatu.tv

Hadir dengan konsep megah, Menara Saidah menjadi salah satu gedung perkantoran prestisius di ibukota. Berbagai perusahaan menyewa ruangan di bangunan yang letaknya dekat dengan stasiun kereta ini. Nama Menara Saidah diambil dari nama pemilik gedung, yaitu Saidah Abu Bakar Ibrahim. Awalnya, gedung ini setinggi 18 lantai yang dibangun oleh kontraktor BUMN, PT Hutama Karya (Persero) selama tiga tahun dari 1995-1998. Kemudian, gedung ini direnovasi menjadi 28 lantai sejalan dengan dekorasi yang dipercantik dengan konsep mewah a la Romawi dan Las Vegas.

BACA Juga :   8 Momen tragis kendaraan nyaris tertimpa maut ini ngeri abis

Namun, lambat laun mulai ditinggalkan pada 2007 lantaran isu permasalahan bangunannya yang dianggap miring dan berbahaya. Akhirnya pada 2009, Menara Saidah resmi ditutup karena nggak ada lagi yang menghuni. Kantor-kantor yang dulu menyewa memilih keluar. Meski begitu, informasi itu dibantah oleh kontraktor dan pengelolanya. Menurut pengelola gedung, Menara Saidah sama sekali nggak miring saat direnovasi pada 2000-an silam. Selain itu, dikatakan juga kalau Menara Saidah memang sengaja dikosongkan karena waktu sewa para tennant sudah habis. Di sisi lain, para penghuni gedung memang merasakan kalau gedung tersebut miring. Kekhawatiran seperti bangunan itu bakal rubuh suatu saat pun menghantui para penghuni.

Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata Menara Saidah menyimpan kisah mistis di dalamnya. Banyak makhluk gaib yang tinggal di sana dan sering mengganggu

menyimpan cerita mistis via www.liputan6.com

“Horor itu banyak banget, saya kalau lagi ngontrol nih, kalau malam, waktu masih aktif,” – ungkap mantan petugas satpam gedung, Heru, seperti dikutip dari Detik.

Nggak cuma karena bangunannya miring, tapi masyarakat yang tinggal di sekitar Menara Saidah percaya kalau terdapat makhluk gaib di sana. Makhluk gaib ini seringkali menggangu, sehingga para penyewa gedung pun memilih pergi. Cerita-cerita mistis bertebaran, semisal mantan petugas satpam gedung mengatakan kalau Menara Saidah memang angker sekali. Ketika bekerja di basement, kerapkali mendengar suara memanggil atau ada yang menepuk pundak, lalu setelah dicek dan dia menoleh sama sekali nggak ada orang.

BACA Juga :   Meninggal dunia, ini 10 foto kenangan Dika Kerispatih semasa hidup

Selain kisah seram di basement, cerita horor di dalam lift Menara Saidah pun nggak ketinggalan. Banyak yang bilang pernah se-lift dengan makhluk gaib yang menyamar sebagai penumpang di dalam. Saat pintu lift terbuka, ternyata nggak ada penumpang lain yang keluar. Begitupun dengan kisah setan cewek berbaju merah yang sering gentayangan di lantai tiga. Konon, kalau kamu melihat setan cewek berbaju merah ini, maka tak lama kamu akan melihat dan merasakan keramaian di dalam gedung, meski sudah ditutup.

Selain itu ada juga cerita kalau lampu-lampu di sana sering menyala sendiri. Begitupun kalau kamu sedang menatap ke Menara Saidah, maka akan melihat lampu di bangunan itu menyala bergantian.