Kalau Punya Kendaraan Pribadi, Sejatinya Emang Harus Siap Tanggung 6 Hal Ini. Emang Bisa Murah

Posted on

Kebijakan Jokowi pertahankan harga bensin dikritik Bank Dunia

Di Indonesia, bisa beli kendaraan pribadi apalagi dari hasil jerih payah sendiri memang membanggakan. Apalagi zaman sekarang udah banyak jasa pembiayaan atau kredit kendaraan yang syaratnya nggak neko-neko. Selain itu, banyak orang yang memilih kendaraan pribadi karena memang di negara kita transportasi umumnya masih jauh dari kata nyaman. Ya, orang jadi nggak punya pilihan lain.

Tapi baru-baru ini Presiden Jokowi malah dikritik Bank Dunia karena keukeuh mempertahankan harga BBM sampai 2019 nanti, padahal harga minyak dunia terus melejit. Melihat polemik ini ya sebenarnya masuk akal juga sih kalau harga BBM, mau nggak mau harus dinaikkan, apalagi kalau krisis keuangan global terus meningkat. Soalnya kalau ada gap gini, badan usaha kayak Pertamina dan PLN harus menanggungnya. Bukan nggak mungkin anggaran negara jadi membengkak.

BACA Juga :   Kevin Aprilio main piano sambil memangku kekasihnya, hot abis

Selain masalah bensin, sebagai pengguna kendaraan, ada baiknya kita hal-hal lain di bawah ini sebelum membeli mobil atau motor pribadi. Simak ulasan Hoopsbyjudy News & Feature berikut ini.

1. Harga bensin itu bakal susah banget dipertahankan di angka yang sama karena harga minyak dunia terus naik turun. Kalau ngotot pengen murah terus, pemerintah pasti tekor~

Harga bensin murah karena subsidi via www.situsbelajaronline.com

Jangan dulu keburu senang dengan harga bensin di Indonesia yang relatif murah, khususnya premium atau pertalite. Karena kalau harga minyak dunia terus melejit, cepat atau lambat harga BBM juga akan ikut naik. Pemerintah nggak bisa terus-terusan mempertahankan harga BBM di satu nominal aja. Soalnya itu bisa membuat anggaran negara bengkak, dan badan usaha di sektor terkait harus menanggung beban gap.

BACA Juga :   Kisah haru pasutri tunanetra berjuang obati anaknya yang hidrocephalus

2. Padahal nggak semua kendaraan bakal cocok diisi BBM murah. Kalau terus-terusan diisi premium atau pertalite ya malah cepat rusak

Malas isi yang lebih mahal via www.otonusa.com

Di Indonesia jumlah orang yang bisa beli mobil mahal nggak terhitung jumlahnya. Tapi sayang, belum semua paham kalau mobil ratusan juta mereka harus diisi pertamax atau pertamax plus. Dengan alasan biar hemat, banyak yang mesih memilih BBM subsidi. Padahal kendaraan yang sudah berteknologi tinggi, perlu bahan bakar yang bisa memaksimalkan fungsi mesinnya. Kalau diisi yang murah, ya jangan kaget kalau jadi cepat rusak.

3. Kalau di luar negeri, kendaraan tuh ada umurnya lho. Kalau udah mencapai batas, ya harus dimusnahkan

Mobil rongsokan via www.balimaning.com

Di beberapa negara maju, kendaraan bermotor itu punya batas umur tertentu lho. Saat dirasa sudah cukup tua, mobil-mobil itu harus dimusnahkan atau dihancurkan demi mengurangi volume kendaraan di jalan raya. Lain halnya kayak di Indonesia, kendaraan-kendaraan lawas masih bebas berkeliaran. Macet pun tak terhindarkan.