Kalimat yang Lebih Dewasa Untuk Menyudahi Hubungan, Selain ‘Kamu Terlalu Baik Buat Aku’

Posted on


Bagi sebagian besar orang, putus jadi hal yang paling ditakuti ketika membina hubungan sama orang lain. Ya siapa bilang me-restart hati dari awal adalah perkara gampang? Orang yang sepakat untuk putus harus siap-siap beradaptasi menjalani hari-hari tanpa pasangannya. Lebih sulit lagi jika sebagian besar memori yang teringat adalah memori bahagia saat masih berpacaran. Nggak heran kalau galau terus meradang.

Tapi nggak sedikit juga orang yang merasa nggak ada yang bisa diharapkan lagi dari hubungannya, sampai-sampai memikirkan berbagai cara untuk bisa putus dari pasangan. Sebenarnya apapun alasannya ingin berpisah, mengucapkan kata putus nggak segampang yang dibayangkan. Serius deh! Apalagi kalau kamu nggak ingin menyakiti hati pasanganmu dengan keinginanmu berpisah. Tapi di satu sisi kamu merasa hubunganmu nggak bisa lagi dilanjutkan. Nah lho, bingung kan?

Buat kamu yang bosan dengan kalimat ‘Kamu terlalu baik buat aku’, coba deh alasan halus lainnya seperti yang sudah dirangkum Hoopsbyjudy Hubungan berikut ini!

“Terima kasih atas cinta dan kebersamaan yang sudah kamu berikan. Tapi maaf, keadaan kita tak lagi bisa sejalan. Kita perlu jalan sendiri-sendiri demi masa depan yang lebih baik..”

Jalan sendiri-sendiri via www.shutterstock.com

Kamu perlu jelaskan padanya bahwa cinta tak selamanya harus bersama. Ada kalanya cinta justru ‘gawat’ jika terus dibiarkan tumbuh. Alasan demi masa depan yang lebih baik bisa kamu pakai lho karena dengan begitu kamu akan terlihat memikirkan masa depan kalian, bukan masa depanmu sendiri. Agar lebih menguatkan, paparkan juga kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi kalau hubungan kalian dilanjutkan.

“Bukannya nggak cinta, tapi kalau cinta kita menimbulkan luka bagi banyak orang, kenapa harus diteruskan? Ada kalanya kita juga harus memikirkan perasaan mereka..”

Pikirkan perasaan orang lain, keluarga misalnya via awallpapersimages.com

Ketika restu keluarga tak di tangan, ini akan jadi alasan tepat untuk kamu berpisah dengan pasangan. Namanya hidup, nggak harus melulu tentang diri sendiri, ada saatnya kita harus memikirkan orang lain. Apalagi kalau itu keluarga kita sendiri. Biar gimanapun, restu dari orang terdekat sangat penting. Karena ke depannya kamu nggak cuma akan hidup sama pasanganmu, tapi juga keluargamu. Ketika mereka nggak merestui, bisa jadi kehidupanmu ke depannya justru akan banyak rintangan.

“Aku nggak akan menyesal pernah mencintaimu. Yang aku sesalkan, cinta ini tak bisa dilanjutkan karena sikap kita. Kupilih pergi dan menjadikan kisah kita sebagai kenangan terindah.”

Selamat tinggal via awallpapersimages.com

Nggak sedikit orang yang merasa kalau setelah jadian, ternyata hubungan yang dijalin nggak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Entah karena sifat asli yang baru keluar setelah resmi berpacaran, atau hal lain. Kalau memang nggak cocok ya nggak perlu dipaksa. Alasan ini bisa kamu bicarakan ke pasangan kalau memang kalian ternyata nggak sejalan. Meski begitu, nggak ada yang sia-sia di dunia kok. Setiap orang yang pernah ada di hidup kita pasti hadir karena satu alasan. Just keep being positive 🙂

“Keinginan terdalamku adalah melihatmu bahagia. Tapi sudah terlihat jelas itu nggak pernah kamu rasakan. Lebih baik aku pergi saja, dan berbahagialah bersama orang lain..”

Aku bahagia melihatmu bahagia via mcdonaldsblog.in

Nggak selamanya kesalahan terletak pada pasanganmu. Jelas sangat mungkin dia memilih diam daripada meminta putus karena itu bisa saja menyakiti perasaanmu. Padahal dia sudah tak lagi menyimpan perasaan bahagia saat bersama kamu. Mungkin karena sifatmu atau kebiasaan barumu. Kalau kamu merasa nggak mungkin mengubah diri sendiri hanya demi mengikuti keinginan pasanganmu, alasan ini bisa kamu pakai. Lebih baik diakhiri daripada ada salah satu pihak yang terpaksa, kan?

“Saat ini aku sedang sibuk-sibuknya dan mungkin akan berlangsung dalam waktu cukup lama. Aku takut tak bisa berbagi waktu dan membuatmu merasa diacuhkan. Maaf aku harus pergi..”

Lebih baik aku pergi via www.eharmony.com

Semakin dewasa orang, prioritasnya akan semakin berbeda-beda. Situasi ini bisa kamu temui saat baru masuk dunia kerja dan lagi sibuk-sibuknya. Ditambah kamu juga merasa ada yang tak beres dengan hubungan kalian. Kalau dilanjutkan akan berdampak pada karirmu di masa depan. Katakan kalau kamu cuma akan membuatnya kecewa dengan kesibukan-kesibukanmu dalam waktu dekat. Daripada saling menyakiti, sudahi saja.

Serumit apapun masalahmu dengan pasangan, selesaikan lah dengan kepala dingin. Semoga kalimat-kalimat di atas bisa membantumu memutuskan hubungan dengan pasangan yang sudah tak ada harapan ya 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya