Katanya Cuma Bikin Penyakit, Banyak Ilmuwan Ingin Musnahkan Nyamuk Selamanya. Cara: Dibikin Mandul!

Posted on

Nyamuk mandul

Nyamuk bisa dibilang salah satu hewan yang paling dibenci manusia. Gigitannya yang bikin gatal, bisa membuat terus ingin garuk-garuk dan nggak fokus seharian. Apalagi kalau sampai berbekas, pastinya buat kamu tambah bete. Tapi masih syukur kalau yang menggigitmu nyamuk biasa, gimana ceritanya kalau nyamuk Aedes aegypti yang mengharuskan kamu dirawat di rumah sakit? Hal-hal seperti ini yang bikin banyak orang menganggap sebaiknya nyamuk dimusnakahkan saja.

Saking sebalnya sampai ingin menghilangkan nyamuk, ada penelitian yang ingin memandulkan bintang satu ini. Nyamuk dianggap sangat mengganggu dan membahayakan. Padahal, keberadaan nyamuk di bumi itu berfaedah. Untuk itu, simak ulasan berikut ini biar kamu punya gambaran apa yang bakal terjadi kalau nyamuk benar-benar musnah dari bumi.

BACA Juga :   Bukannya fancy, 10 sajian makanan ini malah bikin kamu gagal paham

Larva nyamuk itu berguna untuk membersihkan air. Coba bayangkan kayak gimana kotornya air kalau nggak ada nyamuk, hiiii

larva nyamuk via insectcop.net

Menurut asisten profesor entomology, National Taiwan University, Matan Shelomi, seperti yang dilansir dari Forbes, nyamuk punya banyak manfaat bagi kehidupan di bumi. Larvanya bisa digunakan untuk membersihkan air karena larva nyamuk hidup dan makan detritus di sana. Detritus sendiri merupakan partikel organis hasil proses penguraian sampah organik, baik yang berasal dari tumbuhan maupun hewan. Contoh detritus yaitu daun yang gugur, feses, dan binatang yang telah mati. Namun untuk larva toxorhynchites, spesies tersebut dapat memangsa sesama larva nyamuk untuk dijadikan bahan makanannya. Makanya, nyamuk bisa untuk membersihkan air.

Predator akan kehilangan makanan. Rantai makanan nggak akan stabil seperti sekarang

Hewan lain yang biasanya memakan nyamuk akan kelaparan via news.nationalgeographic.com

Kalau nyamuk musnah, sudah dipastikan predator akan kehilangan salah satu sumber makanannya. Predator pengincar larva nyamuk yaitu Gembusia Affinis dan Gambusia Holbrooki umumnya dibiarkan hidup di kolam renang sebagai pengontrol. Selain larva yang sering menjadi santapan predator, nyamuk dewasa pun nggak ketinggaan. Nyamuk dewasa ini biasa dimakan oleh ikan, katak, salamander, sampai kadal. Meski predator pemakan serangga ini juga menyantap sumber makanan lain selain nyamuk, tetap saja kemungkinan besar kepunahan juga akan menyertai predator ini kalau nyamuk dihilangkan dari bumi.

BACA Juga :   5 Fakta kampung Peneleh, pemukiman penuh makam di Surabaya

Ekologi akan rusak. Kalau mau mengembalikannya, maka manusia harus membayar mahal

manusia harus bayar mahal via www.cdc.gov

“Nyamuk bisa dimusnahkan, tapi kerusakan ekologi akan muncul,” – ujar pakar serangga dari Laboratorium Public Health Entomology Universitas Kentucky, Grayson Brown, seperti dilansir dari Vice.

Pada intinya nyamuk memang bisa dimusnahkan, tapi akan berdamak buruk terhadap lingkungkan. Seperti yang disebutkan sebelumnya kalau keberadaan larva nyamuk bisa berguna untuk membersihkan air. Dengan demikian, manusia harus bekerja keras untuk membersihkan air apapun yang nggak cuma air bak kamar mandi atau kolam, tapi juga harus menguras rawa dan lahan basah. Selain dikuras, manusia juga perlu menyebarkan pestisida dengan ketat di wilayah habitat nyamuk. Makanya, pemusnahan yang dilakukan itu bakal memunculkan kerusakan lingkungan.