Menyerah dengan Alasan ‘Mending Nikah Aja’ Itu Bunuh Diri. Yakin Masalahmu Selesai dengan Cara Ini?

Posted on


Mending nikah aja

Udah lah, capek! Mau nikah aja kalau gini!

Capek kuliah, ingin nikah. Lelah dengan pekerjaan, ingin menikah. Tak kuat dengan kesendirian, menyerah dan inginnya nikah. Bagimu semua masalah yang terjadi seakan bisa cepat kelar dengan menikah. Padahal tak semua bisa diselesaikan dengan kalimat yang diakhiri dengan kata ‘sah’. Rasanya kurang bijak jika setiap masalah kamu sikapi dengan nikah aja seperti ini. Sebab jika mau lebih berusaha dan bersabar menghadapi cobaan, pasti ada jalan keluar yang bisa kamu temukan.

Memilih ‘mending nikah aja’ sebagai jalan keluar sama saja seperti bunuh diri. Layaknya berdiri di tepi jurang, kamu secara sadar maju ke depan. Tanpa tahu apakah di dalam jurang ada sesuatu yang lebih mengerikan lagi. Selain itu, ada beberapa alasan lain yang sebaiknya kamu pertimbangkan sebelum jadikan menikah pilihan akhir.

1. Nggak setiap masalah solusinya menikah. Bisa jadi solusi yang kamu cari selama ini adalah hal-hal yang sebenarnya dekat denganmu

Siapa tahu solusi dari masalahmu ada di sekitarmu via unsplash.com

Percaya atau tidak, Tuhan tak akan memberikan cobaan di luar kemampuan umatnya. Seberat apapun masalah yang kamu hadapi, Tuhan sudah menakar bahwa kamu pasti bisa melalui semua ini. Selain itu, saat kamu tengah menghadapi masalah, sebenarnya solusinya sudah disertakan di dalamnya. Atau bisa jadi solusi dari permasalahan yang kamu hadapi sudah berada dekat denganmu. Hanya saja kamu perlu usaha lagi untuk menemukannya. Bukan malah memilih menikahhanya karena tak sabaran berjuang. Toh nggak semua masalah itu solusinya menikah kan?

2. Tiap orang pasti punya masalahnya sendiri. Lekas menyerah dan ingin nikah saja adalah bukti kamu hanya ingin lari

Kamu hanya ingin lari dari masalah via unsplash.com

Setiap orang sudah punya jodoh, maut, dan rezekinya sendiri-sendiri. Rezeki dalam hal ini pun berarti masalah dalam hidup ini. Mau seberapa baik kamu hidup, pasti akan punya masalah yang perlu dihadapi. Kehadiran masalah ini jangan lantas buatmu takut dan ingin dihindari. Justru menjadi batu loncatan untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Apalagi sampai menyerah sebelum berjuang dan pilih menikah saja biar masalah cepat kelar. Hal itu hanya akan buatmu dicap sebagai seseorang yang tak bertanggung jawab. Sebab kamu hanya ingin lari dari masalah.

3. Belum tentu setelah menikah semua masalahmu akan kelar. Bisa jadi kamu justru menuju masalah baru

Bikin masalah baru via unsplash.com

Menikah  bukan satu-satunya solusi menyelesaikan masalah. Lucu saja jika sebuah masalah kerap kali dianggap akan cepat kelar dengan menikah. Bukankah masalah itu akan tetap ada sebelum dan setelah kamu menikah nantinya? Kalau kamu tetap gegabah dengan pilihan ini, jangan kaget kalau akan timbul masalah yang lebih besar lagi. Sebab jalan yang kamu ambil memang bukan solusi. Hanya jalan pintas yang membawamu bertemu pada masalah-masalah lain yang tersembunyi.

4. Kalau setiap masalah kamu sikapi dengan ‘ingin nikah aja’, apa kabar masa depanmu nanti? Mau menikah berkali-kali?

Apa kabar masa depanmu nanti? via dylandsara.com

Mau berapa pun usiamu sekarang, menyelesaikan masalah dengan ‘mending nikah aja’ baiknya tak dijadikan kebiasaan. Meskipun tujuannya untuk bercanda, tetap saja membuatmu beranggapan pernikahan sebagai jalan keluar termudah sebuah masalah. Sugesti ini baiknya diputus sejak dini. Sebab kamu akan membahayakan masa depanmu sendiri. Kalau dari sekarang sudah menyerah dan ingin cepat nikah tiap ada masalah, lalu apa kabar masa depanmu nanti? Apakah kamu mau menikah berkali-kali karena masalah dalam hidup tak hanya datang sekali?

5. Jangan salah kira. Mereka yang sudah menikah pun dihadapkan pada masalah yang justru lebih berat lagi

Yang menikah juga pasti punya masalah via www.logancoleblog.com

Coba sekarang perhatikan kehidupan orang-orang terdekat yang sudah menikah. Ayah ibumu, kakakmu, rekan kerjamu hingga para sahabatmu. Apakah hidup mereka lantas bahagia sentosa tanpa ada masalah di dalamnya? Mungkin kamu nggak tahu, di balik senyum yang mereka pasang di media sosial atau acara kondangan, tersimpan pusingnya membayar cicilan rumah, dilemma melanjutkan bekerja atau menjadi ibur rumah tangga, atau rasa sakit karena memendam rasa kecewa.

Sebab salah besar menganggap menikah adalah jalan keluar. Menikah itu tentang kesiapan 2 orang dalam menghadapi masalah-masalah yang lebih besar.

6. Sebab menikah itu sesuatu yang sakral. Bukan pelampiasan yang bisa seenaknya kamu lakukan

Menikah bukan pelampiasan via dylandsara.com

Menikah merupakan salah satu momen sakral dalam kehidupan. Sebab tak hanya menyatukan dua orang beserta dua keluarga, tapi menikah juga menjadi penyempurna agama. Kalau menikah digunakan sebagai pelampiasan seperti ini, apakah ada jaminan kamu tak akan menyesal di kemudian hari?

Be careful what you wish for sepertinya cukup menggambarkan situasi ini. Baiknya memang hati-hati pada sesuatu yang diucapkan. Sebab gegabah milih nikah aja berarti mematikan potensi diri untuk berjuang lebih keras lagi. Yuk mulai sekarang kurang-kurangi bilang mending nikah ajaBiar kamu tak lekas mematahkan semangat diri untuk berjuang lebih keras lagi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya