Metode Ejakulasi di Luar Ternyata Tetap Bisa Bikin Hamil Lho. 7 Fakta Coitus Interuptus Ini Akan Buka Matamu

Posted on


Bagi sebagian orang, hamil adalah impian yang diharapkan agar dapat segera terwujud. Terutama bagi para pasangan menikah yang sudah tak sabar menimang momongan, segala cara dan tips yang dapat dilakukan tentu akan dicoba agar dapat segera hamil. Tapi bagaimana dengan para pasangan yang sedang ingin menunda kehamilan dengan satu dan lain hal? Bukan bermaksud menolak rezeki, bisa jadi karena kesiapan mental, materi dan kesehatan yang tak memungkinkan menjadi alasan menunda kehamilan. Untuk kasus seperti ini, alat kontrasepsi menjadi pilihan terbaik.

Meski ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan sebagai pencegah kehamilan, banyak juga pasangan yang karena satu dan lain hal lebih memilih cara alami dan konvensional untuk mencegah kehamilan, misalnya dengan menggunakan hitungan masa subur di kalender atau melakukan metode ejakulasi di luar. Sayangnya, ternyata metode ini relatif kurang efektif karena kehamilan bisa saja tetap terjadi meski cairan semen berisi sperma dikeluarkan di luar liang vagina. Selengkapnya simak baik-baik ulasan Hoopsbyjudy kali ini ya~

1. Metode ejakulasi di luar alias senggama terputus merupakan praktik menarik penis dari vagina sebelum mencapai klimaks dan terjadi ejakulasi

Senggama terputus umum digunakan sebagai metode kontrasepsi via www.pexels.com

Dilansir dari laman kesehatan Hello Sehat, metode ini bertujuan untuk mencegah ejakulasi terjadi di dalam vagina sehingga sperma nggak memungkinkan untuk masuk dan berenang menuju sel telur. Artinya, kehamilan (diharapkan) bisa dicegah dengan melakukan metode ini.

2. Teknik tarik-keluar ini sering digunakan sebagai metode cadangan dari kondom atau pil hormon

Lebih riskan daripada metode kontrasepsi yang disarankan via myprivatecompany.ru

Banyak lho pasangan yang beranggapan metode ini lebih aman, nyaman dan minim risiko daripada menggunakan pil KB, suntik KB, kondom dan semacamnya. Padahal faktanya, metode ini sangat berisiko karena tetap bisa memungkinkan terjadinya kehamilan. Hayo, yang melakukan seks pranikah dan berharap metode ini bisa sukses mencegah kehamilan, kamu salah besar!

3. Pria yang ingin menggunakan metode senggama terputus ini perlu memahami betul respons seksual dirinya. Kapan ia orgasme, klimaks, dan akan berejakulasi harus bisa dikontrol dengan baik

Kalau lagi sama-sama di puncak, susah kontrolnya via nypost.com

Kamu dan pasangan yang sepakat menggunakan metode ini harus yakin betul, mampu mengontrol kapan si pria akan orgasme, klimaks dan waktu berejakulasi agar sperma nggak sampai tumpah ke dalam vagina. Nah, ini nih yang kadang sulit, apalagi pas gairah sedang panas-panasnya.

4. Menggunakan metode senggama terputus membutuhkan kemahiran pengendalian diri. Saat pria sangat bergairah, penis akan mengeluarkan sedikit air mani pra-ejakulasi

Ada yang namanya pra-ejakulasi lho via www.abc.net.au

Nah ini nih yang acapkali nggak disadari orang. Pada saat pria sedang di puncak kenikmatan, bukan hal yang mustahil jika penis tak sengaja mengeluarkan sedikit air mani pra-ejakulasi. Hal ini bahkan bisa terjadi tanpa disadari oleh si pria sendiri lho!

5. Yang banyak orang nggak pahami, air mani pra-ejakulasi bisa saja keluar sebelum si pria sadar dirinya akan ejakulasi. Meski cairan ini nggak mengandung sperma, namun tetap ada kemungkinan sperma terangkut dalamnya

Bisa saja keluar tanpa sadar via www.huffingtonpost.com

Pada dasarnya, air mani pra-ejakulasi itu umumnya tidak mengandung sperma. Akan tetapi saat cairan pra-ejakulasi keluar dari penis, sperma hidup sisa ejakulasi sebelumnya yang menempel di uretra dapat tersapu keluar bersama air mani. Nah ini nih yang bisa nggak sengaja keluar saat proses senggama terjadi. Kalau si perempuan pas lagi masa subur, bukan mustahil sperma tersebut bisa sampai ke sel telur. Ingat, cuma butuh 1 sperma untuk membuahi sel telur.

Dilansir dari Hello Sehat, sebuah hasil studi yang dikutip dari International Planned Parenthood menemukan gumpalan kecil dari sperma dalam air mani pra-ejakulasi pada sejumlah partisipan pria. Meskipun hanya beberapa ratus sperma yang hadir, namun teorinya, akan tetap menimbulkan risiko kehamilan walaupun cukup rendah.

6. Secara definisi, kontrasepsi merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Akan tetap teknik senggama terputus memiliki peluang gagal yang sangat tinggi

Masih mending kalau hamilnya sama pasangan halal. Kalau nggak? via think.kera.org

Menurut sejumlah peneliti, peluang hamil dari senggama terputus adalah sekitar 4%. Jika dibandingkan dengan pil KB dengan tingkat kegagalan 6 persen atau IUD dengan peluang gagal kurang dari 1 persen, maka angka ini termasuk tinggi. Di antara pasangan yang tidak bisa mengatur ketepatan waktu tarik-keluar, peluang kegagalan diperkirakan mencapai 27 persen dalam satu tahun. Mengapa? Pasalnya kebanyakan pria nggak bisa memprediksi secara akurat untuk melepaskan refleks tarik-keluar secepat yang mereka inginkan. Apalagi kalau banyak pria yang dapat mengalami ejakulasi prematur. Nah lho!

7. Cara terbaik untuk mencegah kehamilan adalah menggunakan alat kontrasepsi yang direkomendasikan tenaga medis. Minim risiko dan bebas was-was kecolongan

Pakai kontrasepsi yang direkomendasikan via www.huffingtonpost.com

Selain menghindari kehamilan yang nggak terencana, penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom juga cukup efektif mencegah penularan penyakit menular seks yang berbahaya. Untuk yang sudah menikah dan berhubungan seksual hanya dengan pasangan sah, maka penggunaan alat kontrasepsi untuk program menunda kehamilan adalah pilihan terbaik. Sedangkan untuk kamu yang belum menikah? Menunda berhubungan seks sampai sah menikah jelas adalah pilihan paling cerdas.

Jadi buat kamu yang masih berpikir, metode ejakulasi di luar itu aman dan nggak bakal bikin hamil sekarang sudah paham ‘kan, betapa metode pencegahan ini sangat berisiko. Nggak ada yang menjamin seseorang nggak akan hamil saat berhubungan badan dengan melakukan metode ejakulasi di luar. Makanya jangan heran, banyak kasus kebobolan padahal si perempuan merasa si pria melakukan ejakulasi di luar. Semoga informasi dari Hoopsbyjudy kali ini bermanfaat ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya