Miris, 18 Turis Diciduk Polisi Karena Bikin Pesta Seks di Pattaya, Thailand. Rekaman Videonya pun Viral!

Posted on


Turis Keciduk Saat Pesta Seks di Pattaya, Thailand

Kejadian memalukan baru saja terungkap di Thailand. Polisi menciduk belasan turis yang sedang melakukan pesta seks di sebuah hotel di kawasan wisata Pattaya, Thailand. Penggerebekan berlangsung dengan sangat dramatis dan sangat cepat. Tampak sebuah pesta seks yang ‘kacau’ setelah polisi datang menyergap mereka. Ada belasan turis dari berbagai negara baik Eropa, Amerika maupun Asia yang tertangkap sedang ‘ena-ena’ di hotel Tulip, Pattaya.

Pattaya, sering disebut sebagai ibukota seks dunia karena reputasinya sebagai tempat prostitusi yang melibatkan turis yang kehausan akan seks saat berkunjung ke sana. Total ada 35 juta turis yang datang pada tahun 2017 dan menjadikan Pattaya sebagai tempat perdagangan birahi paling menjanjikan.

Pengen tahu seperti apa penggerebekan yang viral di media beberapa hari terakhir ini, yuk simak aja ulasan Hoopsbyjudy Travel kali ini.

Dilansir dari Daily Mail, Pesta seks ini dilakukan di hotel Tulip oleh beberapa turis yang berasal dari berbagai negara di Sabtu malam lalu (21/4)

turis diciduk saat ena-ena via www.dailymail.co.uk

Turis yang sedang ‘ena-ena’ tentu saja kaget ketika polisi tiba-tiba menggerebek aksi mesum mereka di Hotel Tulip, Sabtu malam lalu. Turis ini berasal dari berbagai negara mulai dari Australia, Amerika, Inggris, Kanada, China, Malaysia, Singapura, Jerman, Thailand, Kamboja, India dan Ukraina. Polisi menciduk mereka karena melakukan tindakan pesta seks yang ilegal. Mereka yang kondisinya telanjang segera menutup tubuhnya dengan handuk sebisanya. Rekaman video penggeberekan ini pun viral di media sosial.

“Kami menerima laporan terhadap Hotel Tulip. Kami diberitahu mereka membuat pesta seks saat akhir pekan. Anggota kami juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan militer untuk menyerbu dengan akurat,” ujar polisi yang menciduk belasan turis mesum tersebut.

Buat kamu yang penasaran, ini video penggerebekan turis yang pesta seks di hotel Tulip

Dalam video tersebut, polisi yang bergerak sangat cepat tak butuh waktu lama untuk meringkus para turis yang pesta seks. Mereka kemudian dikumpulkan di satu ruangan dengan badan hanya ditutupi handuk semata. Rekaman ini sungguh memalukan pariwisata Thailand dan seolah menguak prostitusi terselubung di dunia pariwisata.

Untuk mengikuti pesta seks ini, pengunjung diharuskan mendaftar di website dan membayar 1500 baht atau sekitar 660 ribu rupiah

gimana nggak malu ya kalau begini? via www.dailymail.co.uk

Hotel ini bukan tanpa sengaja melakukan pesta seks ini. Hal ini terbukti ketika 3 stafnya yang menyajikan minuman pun ikut dalam permainan ‘haram’ tersebut. Ada beberapa barang bukti yang ditemukan di lokasi. Barang bukti yang ditemukan di antaranya adalah kondom, pelumas serta beberapa sex toys. Mereka melakukan pesta seks di lantai satu yang biasa digunakan untuk perbuatan cabul. Hotel ini sendiri punya 30 kamar.

Untuk bergabung ke dalam pesta birahi ini, pengunjung harus membayar 1.500 baht atau 660 ribu rupiah. Mereka diharuskan mendaftar terlebih dahulu di website. Permainannya pun menarik karena setiap peserta harus datang berpasangan cowok dan cewek. Nah, ketika pesta berlangsung, peserta bisa bertukar pasangan sesuka mereka. Sungguh bejat memang kelakuan para turis ini.

Pemilik hotel, Sheng Liao Yang (53) yang berasal dari China pun ditangkap pihak berwajib. Ia ditangkap dengan tuduhan menjalankan hotel tanpa lisensi dan menyelenggarakan pesta seks yang dilarang di Thailand. Sebagai tujuan wisata dunia, seks di Thailand selalu jadi faktor daya penarik turis yang luar biasa. Meskipun pemerintah Thailand telah melarangnya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya