Posting foto saat berkumis, begini curhatan Evelyn soal identitasnya

Posted on


Hoopsbyhudy.com – Nama Evelyn Nada Anjani semakin dikenal publik setelah berita pernikahannya dengan komedian Aming. Pasangan yang sempat menuai kontroversi ini menikah pada 5 Juni tahun 2016 lalu. Namun hubungannya tersebut tidak bertahan lama karena pada bulan April 2017, keduanya resmi bercerai.

Perempuan yang berprofesi sebagai disk jockey (DJ) ini memang dikenal sebagai sosok yang tomboi. Dirinya kerap mengenakan pakaian layaknya seorang lelaki, seperti celana pendek, kaus t-shirt, tato di beberapa bagian tubuhnya dan juga potongan gaya rambut cepak layaknya laki-laki.

Kini penampilannya lebih terlihat feminin dengan rambut yang sengaja dipanjangkan. Dirinya juga kerap memoles wajahnya dengan makeup. Perubahannya ini semakin terlihat setelah ia menikah dengan Aming.

Meski begitu, dulunya perempuan berusia 26 tahun ini ternyata pernah menyuntik hormon pria sehingga ia memiliki janggut dan kumis. Hal ini seperti terlihat pada unggahan yang baru saja diposting Evelyn di akun Instagram pribadinya. Ia mengunggah dua buah foto yang menunjukkan penampilannya saat masih terlihat seperti lelaki, lengkap dengan kumis dan janggut tipis.

foto: Instagram/@evelinenadaanjani

foto: Instagram/@evelinenadaanjani

Dalam unggahannya itu Evelyn tampak begitu macho layaknya seorang lelaki pada umumnya. Namun yang menarik perhatian banyak warganet adalah curhatan Evelyn yang tertera pada keterangan postingannya tersebut. Dari curhatannya itu, tersirat bahwa dirinya kini sedang merasa galau akan pilihan yang telah dibuatnya.

“siapa yg mengembalikan kebahagiaanku? apa kah jalan yg aku pilih benar ?
mana yg benar?
tolong kasih tau saya

semua harus lebih mencintai diri kita sendiri bukan?

kok saya merasa nya semua tidak ada arti nya ternyata
saya menikmati diri saya skrng, tp kenyataan dan pengalaman selalu membuat saya menjadi bingung dan kecewa
ujian yg sangat berat untuk saya.
entah sampai kpn
saya gak butuh di lihat baik sih sama orang lain.
tp gak tau lihat ajah nanti kedepan nya
klo tiba2 saya berubah jangn kaget ya
kan gak ada yg tau,” tulis Evelyn pada caption unggahannya yang dikutip Hoopsbyjudy, Selasa (22/5).

Unggahan Evelyn ini ternyata menuai beragam reaksi dan komentar dari para warganet. Ada yang menasihatinya agar tetap menjadi diri sendiri dan banyak pula yang memberi dukungan kepada Evelyn untuk membantunya keluar dari masalah identitas yang melandanya.

“Aku orangnya netral ya.. kalau bahas pakai agama aku angkat tangan.. tapi secara Hak menurut aku gak masalah.. setiap manusia punya cita dan impian yang berbeda, gak usah jauh2 sih warna kulit kita semua berbeda2, jadi gak perlu memaksakan semua harus sama. pelangi kalau 1warnanya di asingkan gak akan jadi pelangi. Intinya jadi diri sendiri sesuai dengan nyamannya aja gak perlu memaksakan diri untuk berusaha nyaman,” ungkap akun @androgini_el.

“Kaloo mnurutt akuu jdii dirii sndirii ajaa,, nyamannya gmnaa?? Jngn perdulii kan orng suka atau tidak suka,, kita yg jalanin… Selama kita masihh berbuat baik melakukan baik, why not..,” tulis akun @chacha_bali.

“@evelinnadaanjani Mbak kurang bersyukur aja. Jgn membandingkan diri dgn org yg diatas. Tapi syukurilah hidup saat ini. Masih sehat. Masi bisa bernafas. Masi bisa berdiri tegap masi ada rezeki dan masi dikelilingi org2 menyayangi kita. Sementara. Diluar sana. Ada org sakit yg hanya ingin sehat. Org lapar yg hanya ingin nasi. Org sebatang kara hanya ingin keluarga. Qta yg masi memiliki smuanya. Knp masi harus merasa paling menderita. Syukuri aja mbak yg cantik. Kebahagiaan yg hakiki itu sebnarnya ada didkat kita. Kita hnya kurnag mensyukuri dan menghargainya saja,” papar akun @nurhayati_cat.

“evelin cantik…coba bnyk berdo’a , biar gak bingung, evelin pintar, cantik,skrng udah terkenal…mau apa lagi.. tinggal di syukuri dan di nikmati aja yah,” komentar akun @adesukma_midwife.

“Tetap jadi pribadi yg baek mbak @evelinnadaanjani alangkah baiknya tetap jadi yg skg… berusaha n berdoa Allah pasti kasih jalan.. Aamiin,” dukung akun @kewinaffan.

 

(brl/pep)