Punya Prestasi Hebat, 7 Penderita Down Syndrome Ini Buktikan Bisa Sukses Meski Sedikit Berbeda

Posted on

Penderita down syndrome berprestasi

Selamat Hari Down Syndrome Sedunia!

Mungkin ada banyak orang yang belum tahu kalau tanggal 21 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai hari down syndrome sedunia. Hari ini diperingati untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderita down syndrome agar mereka mendapat hak yang sama seperti orang pada umumnya. Pada hari ini biasanya setiap orang yang hidup atau bekerja dengan penderita down syndrome akan membuat perayaan sesuai tradisi masing-masing, misalnya menggunakan kaus kaki beda motif, atau makan cupcake berwarna biru dan kuning. Perayaan ini juga dilakukan untuk memberi dukungan kepada orang-orang down syndrome agar mereka tetap berkarya meski memiliki keterbatasan fisik.

Dalam rangka memperingati hari spesial ini, Hipwee News & Feature telah merangkum para penderita down syndrome yang berhasil menggebrak dunia berkat prestasinya yang luar biasa. Beberapa di antaranya berasal dari Indonesia lho! Yuk, simak~

BACA Juga :   Rombongan asal Pasuruan ini ke Malaysia naik bus, gile bener

1. Meski punya IQ di bawah rata-rata karena kelainan genetik yang diderita, Ferdhi Ramadhan berhasil meraih beasiswa dari Kementerian Sosial untuk melanjutkan kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB)

Ferdhi Ramadhan via health.detik.com

Lelaki yang akrab disapa Adi ini membuktikan kalau down syndrome bukan halangan dirinya untuk berprestasi. Sejak usia 9 tahun, Adi sudah bergabung di Special Olympics Indonesia (SOIna) untuk belajar olahraga sambil mengenyam pendidikan. Semangat belajarnya yang tinggi bisa membawanya ke Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk belajar di program diploma Jaminan Mutu Pangan (JMP). Tidak main-main, ia berhasil kuliah di sana setelah lolos seleksi beasiswa Kementerian Sosial. Meski kesulitan belajar, Adi ingin bisa menggapai cita-citanya membuat produk-produk makanan untuk kemudian dijual di warung keluarga.

BACA Juga :   Kecanduan Selfie, Cowok Ini Bakal Hapus Foto yang Diunggah ke IG Kalau Nggak Dapat 600 Likes. Cowok ...

2. Kemampuan Reviera Novitasari dalam olahraga renang tak perlu diragukan. Hal itu ia buktikan dengan keberhasilannya meraih medali perunggu dalam ajang renang internasional di Australia 2008 silam

Reviera Novitasari via merahputih.com

Meski kehadirannya sempat tidak diterima orang tuanya sendiri, tapi wanita yang kini berusia 24 tahun ini berhasil membuktikan kalau dirinya juga bisa berprestasi meski menyandang down syndrome. 10 tahun lalu, Reviera mampu meraih medali perunggu dalam lomba renang gaya dada jarak 100 meter di kejuaraan renang internasional Canberra, Australia. Sama halnya dengan Adi, sejak kecil Reviera juga sudah bergabung di klub olahraga SOIna.

3. Stephanie Handojo adalah perempuan down syndrome pertama yang berhasil memecahkan rekor MURI setelah memainkan piano 23 jam non-stop! Salut banget…

Stephanie Handojo via merahputih.com

Perempuan yang lahir 5 November 1991 ini tak hanya jadi kebanggaan keluarganya tapi juga negara Indonesia. Pasalnya di usianya yang masih muda dengan kondisi fisik terbatas, ia berhasil meraih setumpuk prestasi di kancah internasional! Tak hanya rekor MURI main piano saja, tapi ia juga bertabur prestasi di cabang olahraga renang. Berikut prestasi Stephanie atau yang akrab disapa Fani di bidang renang: