Sekelompok Bocah yang ‘Iseng’ Injak-Injak Batu Nisan ini Akhirnya Minta Maaf Setelah Dikecam Warganet

Posted on

Pemuda parkour di atas nisan sebuah pemakaman

Kematian adalah sebuah hal yang nggak pernah diharapkan. Bagi kita yang masih hidup, kepergian kerabat dan orang yang kita sayangi merupakan hal yang sangat berat. Untuk mengenang mereka yang sudah dulu pergi, kita kemudian mengunjungi makam sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Selain digunakan sebagai tempat pembaringan, makam digunakan sebagai simbol penghormatan bagi mereka yang lebih dulu pergi meniggalkan kita. Nggak heran kalau pemakaman atau pekuburan dianggap sakral oleh sebagian orang, dibiarkan sepi dan tenang. Namun sekumpulan pemuda ini justru memilih pemakaman sebagai area bermain. Aksi ini kemudian mereka rekam dan dibagikan melalui media sosial. Akibatnya video ini viral dan jadi bulan-bulanan warganet.

BACA Juga :   10 Potret Natasha Rizky liburan ke lokasi syuting K-Drama, bikin iri

Sebuah video berdurasi singkat mendadak viral di media sosial. Video ini dianggap menampilkan perbuatan yang nggak pantas

Sebuah video yang diperkirakan diambil di Pemakaman Mekar Wangi, Bandung, mendadak jadi buah bibir. Sekelompok pemuda tampak bermain di area pemakaman dalam video tersebut. Nggak lama kemudian beberapa pemuda dengan pakaian hitam melompat dari satu batu nisan ke batu nisan lainnya sambil tertawa dan bercanda. Video tersebut diberi keterangan “Parkour”, salah satu jenis latihan olah tubuh dengan memperagakan gerakan melompat-lompat yang sempat ngetren belakangan.

Video tersebut diketahui diunggah oleh akun Instagram berinisial MG yang juga tinggal di Bandung. Namun setelah ditelusuri, akun tersebut nggak lagi ditemukan. Berkat video viral tersebut masyarakat mencibir habis-habisan perbuatan mereka bahkan sampai mengistilahkan bahwa mereka terlalu banyak mengonsumsi micin.

Nggak hanya itu, ternyata video ini kembali diunggah oleh beberapa akun publik. Komentar warganet pun nggak bisa direm lagi

Jelas saja masyarakat mengecam. via www.instagram.com

Sebagai masyarakat religius yang percaya akan kehidupan setelah mati, tentu saja orang-orang merasa nggak terima dengan apa yang diperbuat oleh sekumpulan pemuda tersebut. Sebagian mendoakan hal yang nggak baik, ada pula yang mengatakan bahwa mereka kurang dididik dengan baik. Bulan-bulanan dari warganet memang sebuah hukuman telak yang sulit dihindari.