Stasiun Luar Angkasa Cina Diprediksi Akan Jatuh di Indonesia. Katanya Seukuran Bus Tingkat!

Posted on

Stasiun luar angkasa Cina akan jatuh di Indonesia

Sejak awal tahun ini, industri keantariksaan sudah sibuk membicarakan soal prediksi jatuhnya stasiun luar angkasa milik Cina bernama Tiangong-1 ke bumi. Prediksi ini menyusul pernyataan Cina yang mengatakan kalau mereka telah kehilangan kontrol atas stasiun tersebut sejak 2 tahun lalu. Para ahli antariksa berasumsi kalau 10-40% puing-puing stasiun tersebut akan masuk ke atmosfer bumi. Berat Tiangong-1 sendiri saat diluncurkan 2011 lalu adalah sekitar hampir 10 ton. Itu berarti sekitar 1-4 tonnya diprediksi akan mendarat di bumi.

Mengenai lokasi dan waktu spesifik jatuhnya Tiangong-1 sebenarnya belum bisa dipastikan. Tapi kalau dilihat dari orbitnya, Indonesia termasuk salah satu wilayah yang berpotensi kejatuhan ‘bangkai’ stasiun ini lho. Berikut informasi selengkapnya, yuk simak bareng Hipwee News & Feature…

BACA Juga :   7 Mainan jadul handmade tanpa modal ini bikin ingat masa kecil

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) saat ini sedang terus memantau pergerakan sisa puing Tiangong-1 yang terus mendekati bumi. Kabarnya berat sampah antariksa ini setara dengan bus bertingkat!

Ilustrasi satelit yang mendekati bumi via www.meteoweb.eu

Sebenarnya setiap benda luar angkasa yang jatuh ke bumi akan terbakar begitu melewati lapisan atmosfer bumi. Tapi untuk yang satu ini karena ukuran dan massanya cukup berat, kemungkinan akan ada bagian dari satelit yang nggak ikut terbakar dan jatuh ke planet kita. Dilansir dari Kompas, Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN, benda ini punya berat sekitar 8,5 ton, dengan panjang 10,5 meter dan diameter 3,4 meter. Posisi terkininya sendiri diperkirakan sudah berada di jarak 240 kilometer di atas permukaan bumi. Ia baru akan jatuh kalau ketinggiannya mencapai 120 kilometer.

BACA Juga :   5 Fakta Soal Tumpahan Minyak di Balikpapan. Parah Banget, Sampai Keliatan dari Satelit

Untuk lokasi dan waktu jatuhnya sendiri belum bisa dihitung secara pasti karena untuk mengetahuinya ada banyak faktor yang menentukan, termasuk aktivitas matahari dan medan magnet bumi

Indonesia masuk zona berbahaya via www.thesun.co.uk

Meski begitu, angkasawan yang mengetahui inklinasi orbit Tiangong-1, bisa memprediksi dimana kira-kira puing-puingnya akan jatuh. Satelit ini punya inklinasi orbit 43 derajat, artinya seluruh area bumi yang berada di antara 43 derajat Lintang Utara (LU) sampai 43 derajat Lintang Selatan (LS) berpotensi kejatuhan ‘bangkai’ Tiangong-1. Indonesia ada di antara area itu. Mengenai kapan jatuhnya pun juga cuma bisa diprediksi. Hal ini karena tergantung sama aktivitas matahari. Kalau matahari lagi lemah, kecepatannya akan melambat, sampai buminya pun juga makin lama.