Uniknya kostum 3D mahasiswa Indonesia di Parade Chingay 2018

Posted on



Brilio.net – Banyak tahap yang harus dilalui seseorang untuk bisa menjadi perancang busana profesional. Salah satunya adalah dengan mengkuti berbagai peragaan busana guna memperkenalkan karya kepada orang banyak.

Hal itulah yang dilakukan para mahasiswa asal Indonesia di Management Development Institute of Singapore (MDIS). Demi mengasah keberanian memperlihtakan karyanya, para mahasiswa Indonesia ini mengikuti Parade Chingay 2018.

Dalam parade tahunan terbesar di Asia itu, para mahasiswa ini membawakan kostum berbahan hologram dengan model mobil terbang. Kostum ini memang sengaja dibuat seperti ukuran asli. Kendaraan unik itu dikonsep, didesain dan dibuat dengan printer 3D standar industri di Sekolah Teknik MDIS (MDIS School of Engineering). Mobil terbang tersebut merupakan model pertama yang dirakit oleh kontingen MDIS semenjak partisipasi mereka dalam parade itu.

Salah satu mahasiswa MDIS, Ra Woonjae, mengungkapkan project “mobil terbang” ini memiliki panjang 3 meter dan tinggi 1,7 meter, lengkap dengan baling-baling berputar pada “sayapnya”. Karya yang dipelopori sembilan mahasiswa Sekolah Teknik MDIS ini merefleksikan visi mahasiswa sebagai kendaraan masa depan.

“Mobil terbang” tersebut juga menjadi simbol masa depan pendidikan, yang menunjukkan inovasi di bidang teknologi (3D printing), dan terhadap beberapa ilmu baru yang mulai bermunculan (precision engineering). Pembuatan karya ini melibatkan tujuh anggota staf yang bekerja lebih dari 100 jam.

“Melalui project ini, kami tidak hanya memiliki kesempatan untuk menguji keterampilan teknik kami dan mencoba teknologi 3D printing yang tersedia di sekolah kami, namun kami juga memiliki kesempatan untuk bekerjasama dengan mahasiswa dari program lain,” kata Ra Woonjae melalui siaran pers yang brilio.net terima, Jumat (23/3).

Berbalut kostum sporty yang menggunakan bahan holografik, mahasiswa yang terdiri dari berbagai negara ini menampilkan tarian yang terinspirasi dari genre hip-hop dengan hentakkan musik Gloria Estefan, Conga. Penampilan dari para mahasiswa ini sangat menghibur dan membuat para penonton terpukau.

 

(brl/pep)